Breaking News:

Arti Kata

Arti Kata BOR Covid-19 dan Cara Hitungnya, BOR Rumah Sakit di Jakarta dan Jawa Barat Mengkhawatirkan

Apa itu BOR Covid-19? Banyak orang menyebutnya tetapi mungkin belum semuanya paham apa itu BOR Covid-19.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Bed Occupancy Ratio (BOR) dalam beberapa pekan ini semakin sering diucapkan. 

Editor: Ficca Ayu Saraswaty

TRIBUNJATIM.COM - Berikut ini arti kata BOR Covid-19.

BOR Rumah Sakit di Jakarta dan Jawa Barat mengkhawatirkan.

BOR yang dimaksud adalah BOR Rumah Sakit rujukan pasien Covid-19.

BOR adalah singkatan dari Bed Occupancy Ratio.

Secara sederhana, BOR Rumah Sakit adalah kapasitas tempat tidur perawatan pasien untuk merawat pasien Covid-19.

Perkembangan BOR Covid-19 di RS Rujukan.
Perkembangan BOR Covid-19 di RS Rujukan. (ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM)

Saat ini BOR di rumah sakit di Jakarta dan Jawa Barat mengkhawatirkan.

Berdasarkan data Kemenkes per 19 Juni 2021, provinsi yang angka BOR atau tingkat ketersediaan tempat tidur di rumah sakit lebih dari 80 persen adalah DKI Jakarta dan Jawa Barat atau masuk zona merah.

Kemudian Banten, Jawa Tengah, dan Yogyakarta menunjukan tingkat ketersediaan BOR-nya 60-80 persen.

Baca juga: Penyebaran Covid-19 Meningkat di Madura, Realisasi Program Jatim Puspa Belum Terealisasi

"Jadi kalau kita masuk lagi ke dalam kota/kabupaten ternyata banyak juga yang sudah memasuki zona merah atau BOR-nya berkisar antara 80-100 persen," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persi Lia G Partakusuma dikutip dari kompas.com.

Apabila persentase BOR ini semakin tinggi maka risiko meningkatnya angka kematian juga semakin besar.

Sebab BOR yang tinggi mengakibatkan banyak pasien yang berpeluang sembuh malah tidak mendapatkan kamar perawatan.

Baca juga: Kapolda Jatim Ungkap RSUD Bangkalan Sudah Penuh, Ajak Masyarakat Bersatu Tanggulangi Covid-19

Cara Hitung BOR

Bed Occupancy Ratio (BOR) dalam beberapa pekan ini semakin sering diucapkan.

Sekarang muncul kekhawatiran karena BOR sejumlah kota di Pulau Jawa naik drastis seiring melonjaknya kasus Covid-19.

BOR adalah angka keterisian tempat tidur di rumah sakit. Dalam hal kasus Covid-19, BOR berarti angka keterisian tempat tidur untuk pasien Covid-19.

Berdasarkan sistem informasi kesehatan yang dilansir dari kemkes.go.id, istilah yang umum digunakan adalah tempat tidur tersedia.

Tempat tidur tersedia adalah tempat tidur fasilitas kesehatan yang tersedia untuk rawat inap baik yang terisi maupun kosong pada waktu tertentu.

Baca juga: Tren BOR Covid-19 Jatim Turun Saat PPKM Jilid 2, Gubernur Khofifah Dorong Tambah Ruang Perawatan

Tren BOR Covid-19 selama PPKM di Jawa Timur.
Tren BOR Covid-19 selama PPKM di Jawa Timur. (ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM)

Di rumah sakit, tempat tidur tersedia termasuk tempat tidur untuk penggunaan normal baik terisi maupun kosong, dan tidak termasuk adalah tempat tidur di ruang pemeriksaan, unit gawat darurat, terapi fisik, ruang persalinan, dan ruang pemulihan. Tempat tidur bayi atau bassinet dihitung terpisah dengan tempat tidur tersedia (Horton, 2017; IFHIMA, 2012).

Bed Occupancy Ratio (BOR) dikenal juga dengan percent occupancy, occupancy percent, percentage of occupancy, occupancy ratio.

Di Indonesia dikenal dengan BOR yaitu persentase penggunaan tempat tidur pada waktu tertentu.

BOR dihitung dengan menggunakan rumus: Jumlah hari perawatan pada periode tertentu dikali 100.

Kemudian dibagi jumlah tempat tidur tersedia dikali jumlah hari pada periode yang sama.

Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Bor Covid Artinya Apa? BOR Rumah Sakit di Jakarta dan Jawa Barat Mengkhawatirkan

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved