Breaking News:

Berita Mojokerto

Bidan Desa Ungkap Bayi PR yang Ditemukan Warga Mojokerto Lahir Normal dan Ari-ari Sudah Terpotong

Kondisi bayi perempuan sengaja dibuang oleh orang tuanya kini dirawat di Puskesmas Kuterejo, Kabupaten Mojokerto

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Januar Adi Sagita
TRIBUNJAKARTA.COM
ilustrasi bayi di Mojokerto 

Reporter: Mohammad Romadoni | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Kondisi Bayi perempuan sengaja dibuang oleh orang tuanya kini dirawat di Puskesmas Kuterejo, Kabupaten Mojokerto.

Bayi perempuan tersebut ditemukan warga dibelakang rumah Suryati (57) di Dusun Ngrayung, Desa Kepuhpandak, Kecamatan Kuterejo, Kabupaten Mojokerto, pada Selasa (22/06/2021) sekitar pukul 04.00 WIB.

Bidan Desa Kepuhpandak, Indah Rahayu mengatakan bayi perempuan dengan Panjang Badan Lahir (PBL) sekitar 49 sentimeter dan Berat Badan Lahir (BBL) kurang lebih dua kilogram ini dalam kondisi baik. Dia menduga bayi perempuan yang ditemukan warga ini dilahirkan secara normal.

"Saat ditemukan ari-ari tali pusar bayi  sudah tidak namun tersisa sedikit sehingga dilakukan pemotongan sesuai SOP oleh petugas Puskesmas Kuterejo," jelasnya, Selasa (22/6/2021).

Menurut dia, bayi perempuan itu dilahirkan pada masa Aterm atau usia kehamilan yang cukup dan persalinan normal. Kini petugas Puskesmas Kuterejo merawat bayi malang ini. Pihaknya juga belum dapat menyampaikan terkait perawatan bayi itu apakah diadopsi atau diserahkan pada Pemerintah Daerah melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mojokerto.

"Kondisi bayi sehat namun memang berat badannya rendah untuk usia Aterm," ungkapnya.

Baca juga: Kabupaten Gresik menjadi Daerah Perdana Pencanangan Imunisasi PCV tahun 2021

Kapolsek Kuterejo, AKP Heri Siswanto menjelaskan pihaknya mendapat laporan dari masyarakat terkait penemuan bayi perempuan yang kini dirawat di Puskesmas Kuterejo. Dia mendatangi langsung untuk memastikan kondisi bayi tersebut yang telah mendapat perawatan berupa pakaian, selimut di tempat perawatan bayi.

"Bayi perempuan yang ditemukan warga sudah dievakuasi ke Puskesmas Kutorejo tadi saya melalui sudah dibelikan susu, popok dan juga pakaian oleh petugas kesehatan," terangnya.

Dia mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Mojokerto terkait penyelidikan kasus pembuangan bayi perempuan untuk mengungkap motif dan latarbelakang orangtua yang tega membuang bayinya. Adapun langkah penyelidikan pihaknya kini mengumpulkan keterangan saksi dan warga setempat guna mencari bukti petunjuk yang mengarah pada pelaku pembuang bayi tersebut.

"Kemungkinan dapat diduga dibuang setelah dilahirkan namun kami bersama Satreskrim Polres Mojokerto masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," ucap Heri. (don/ Mohammad Romadoni).

Kumpulan berita Mojokerto terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved