Breaking News:

Berita Gresik

Cegah Kematian Balita dari Pneumonia, Kementerian Kesehatan Canangkan Imunisasi PCV

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mencanangkan introduksi imunusasi Pneumococcal conjugate vaccine  (PCV) bagi bayi di bawah lima tahun (balita

Penulis: Sugiyono | Editor: Januar Adi Sagita
TribunJatim.com/ Sugiyono
IMUNISASI PCV - Plt.Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. H. Muhammad Budi Hidayat (dua dari kiri), Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dr. Herlin Ferliana dan Bupati Gresik Fandi AKhmad Yani (Gus Yani) (dua dari kanan), menyaksikan pelaksanaan imunisasi PCV di pendopo Kabupaten Gresik, Selasa (22/6/2021). 

Reporter: Sugiyono | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mencanangkan introduksi imunusasi Pneumococcal conjugate vaccine  (PCV) bagi bayi di bawah lima tahun (balita). Kegiatan tersebut dimulai pada Juli 2021 dan dilaunching di Pendopo Kabupaten Gresik, Selasa (22/6/2021). 

Salah satu Kabupaten Kota yang mendapat imunisasi PCV yaitu Kabupaten Gresik, karena di Kabupaten Gresik secara nasional dinilai sukses dalam melaksanakan imunisasi  bayi di bawah lima tahun (balita) selama pandemi covid-19 dengan baik. Selain itu, jumlah bayi yang harus diimunisasi juga banyak. 

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, mengatakan, imunisasi PCV ini telah ditetapkan sebagai imunisasi rutin. Mulai balita usia 2 bulan, 3 bulan dan 12 bulan. Imunisasi ini untuk mencegah penyakit yang mengancam keselamatan jiwa dan mematikan pada balita. 

Pneumonia merupakan penyebab utama kematian balita di dunia. "Kami menargetkan introduksi imunisasi PCV ini dilakukan secara bertahap dan dimulai di Jawa Timur dan Jawa Barat," kata Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, saat sambutan secara online. 

Untuk daerah di Jawa Timur ada 8 Kabupaten/Kota, diantaranya Gresik, Sidoarjo, Malang, Kota Malang, Kabupaten Malang, Ponorog, Kabupaten Kediri dan Kota Kediri. Sedangkan untuk di Jawa Barat ada 6 Kabupaten /Kota. 

Lebih lanjut Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi, mengatakan, untuk memastikan kesinambungan program imunisasi nasional PCV, Indonesia akan melaksanakan pengadaan PCV melalui mekanisme advance supplay division Unicef dengan harga yang lebih terjangkau. "Saat ini, Indonesia telah menerima 1,6 juta dosis pertama PCV," imbuhnya. 
 

Baca juga: Wabup Ponorogo Minta Doa Kesembuhan Bupati Sugiri dan Istri, DPRD Segera Evaluasi Penanganan Covid

Dalam launching tersebut dihadiri langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal P2P, Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dr. Herlin Ferliana,  Bupati Gresik Fandi AKhmad Yani (Gus Yani), Ketua PKK Kabupaten Gresik, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik dan Jajaran Forkopimda Kabupaten Gresik

Bupati Gresik, Fandi AKhmad Yani (Gus Yani) mengatakan, dari program imunisasi PCV tersebut akan melibatkan PKK dan organisasi lain, sehingga anak-anak balita bisa mendapat imunisasi secara menyeluruh. 

"Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Pusat yaitu Menteri Kesehatan, karena Kabupaten Gresik mendapat imunisasi PCV tahap pertama. Sehingga, kita akan melibatkan PKK dan ormas-ormas perempuan, agar anak-anak balita segera mendapat imunisasi," kata Gus Yani

Lebih lanjut Gus Yani mengatakan, secara nasional kasus penyakit pneumonia sudah mencapai 4,3 persen pada 2013 meningkat 5 persen pada 2018. Dan pada tahun 2020 mencapai hampir 5.000 kasus atau hampir 3,85 persen dari balita di Kabupaten Gresik. "Maka, ini menjadi konsentrasi khusus untuk penanganan pneumonia," imbuhnya. (ugy/Sugiyono). 

Kumpulan berita Gresik terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved