Breaking News:

Berita Nganjuk

Cegah Penularan Penyakit TBC, Dinkes Nganjuk Tingkatkan Kapasitas Kader di Setiap Kecamatan

Untuk mencegah penularan penyakit tuberkulosis (TBC), Dinkes Nganjuk meningkatkan kapasitas kader di setiap kecamatan.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Upaya tingkatkan kapasitas kader TBC, Dinkes Kabupaten Nganjuk gelar sosialisasi dan pembinaan pengetahuan, Senin (21/6/2021). 

Reporter: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk berupaya meningkatkan kapasitas kader penyakit tuberkulosis (TBC).

Hal itu dilakukan dengan penyegaran kader TBC dalam penemuan dan pendampingan pasien di Kabupaten Nganjuk.

Kasi Pencegahan Penyakit Menular (P2M) Dinkes Kabupaten Nganjuk, Didik Hermanu mengatakan, sesuai data triwulan pertama tahun 2021 ada sebanyak 141 pasien TBC di Kabupaten Nganjuk, tepatnya mulai bulan Januari hingga bulan Maret tahun 2021.

Jumlah tersebut dipastikan terus bertambah hingga saat ini, namun belum sepenuhnya terdata dalam analisa, yang masih dilakukan.

"Untuk itu, kita harus selalu waspada terhadap penularan penyakit itu, dan maksimal dalam upaya mencegah penyakit TBC tersebut," kata Didik Hermanu, Senin (21/6/2021).

Sementara Ketua Yayasan Bhanu Yasa Sejahtera (YABHISA) Kabupaten Nganjuk, Emil Subhan mengatakan, kegiatan yang diadakan setiap setahun sekali ini bertujuan untuk melakukan penyegaran dan pelatihan ulang terhadap para kader TBC. Termasuk bagi kader yang sudah tidak aktif. Hal itu terkait upaya investigasi kontak, penemuan suspek dan pendampingan pengobatan pasien TBC.

"Setahun sekali kami akan selalu ada evaluasi kader TBC, dan kegiatan ini dalam upaya me-refresh semuanya. Dengan demikian, apabila ada kader yang baru gabung dapat dibantu kader senior," kata Emil Subhan.

Baca juga: Sosialisasi Tera Ulang Alat Ukur Intensif Dilakukan di Nganjuk untuk Beri Perlindungan Konsumen

Oleh karena itu, tambah Emil Subhan, dengan berdirinya Yayasan YABHISA pada tahun 2021 ini diharapkan bisa memiliki 30 orang kader yang memperbarui pengetahuan maupun keterampilan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Nganjuk.

Hal itu dalam upaya penanggulangan TBC di Kabupaten Nganjuk.

"Kader TBC itu sendiri akan diberikan bukti dengan sertifikat partisipasi kegiatan," tutur Emil Subhan.

Berita tentang Kabupaten Nganjuk

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved