Breaking News:

Berita Gresik

Covid Varian India Menyebar di 3 Daerah Jawa Timur, Pemprov: Varian Wuhan Tak Seagresif Virus India

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Herlin Ferliana menyebut Covid-19 varian Delta atau B.1.617.2 sudah menyebar di tiga daerah di Jawa Timur.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar Adi Sagita
TribunJatim.com/ Sugiyono
IMUNISASI PCV - Plt.Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. H. Muhammad Budi Hidayat (dua dari kiri), Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dr. Herlin Ferliana dan Bupati Gresik Fandi AKhmad Yani (Gus Yani) (dua dari kanan), menyaksikan pelaksanaan imunisasi PCV di pendopo Kabupaten Gresik, Selasa (22/6/2021). 

Reporter: Willy Abraham | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Herlin Ferliana menyebut Covid-19 varian Delta India atau B.1.617.2 sudah menyebar di tiga daerah di Jawa Timur

Hal ini disampaikannya saat hadir dalam acara vaksinasi pencanangan introduksi imunisasi PVC di Pendopo Alun-alun, Kabupaten Gresik, Selasa (22/6/2021).

"Bangkalan, Bojonegoro dan Sampang. Varian baru itu tersebar dari transmisi lokal bukan dari Pekerja Migran Indonesia (PMI)," ucapnya.

Herlin menjaskan, penyebaran varian baru lebih cepat ketimbang varian sebelumnya.

"Kalau varian Wuhan kemarin tidak seagresif virus India ini, sehingga saat ini bisa menyebar lebih cepat, dan angka positif juga menjadi lebih cepat naik, karena penularannya cukup cepat," terangnya kepada awak media.

Pihaknya belum bisa menunjukan berapa jumlah pasien yang sudah terjangkit. Kondisi rumah sakit di Jawa Timur sendiri tingkat keterisian atau Bed Occupancy Ratio (BOR) pada ruang Intensive Care Unit (ICU) sudah sangat tinggi, dengan menunjukkan angka 73 persen.

Pihaknya masih terus memantau sampai seberapa tinggi penambahan jumlah kasus.

"Sebab, teorinya jika BOR sudah di atas 60 persen, maka harus menambahi 30 persen tempat tidur, dan jika di atas 80 persen, harus menambah 40 persen tempat tidur dan rumah sakit lapangan," terangnya.

Pihaknya meminta kepada semua pihak agar sadar mematuhi protokol kesehatan.

Sementara itu, satu RT di Dusun Sawahan, Desa Gedangkulut, Kecamatan Cerme masih di-lockdown. Camat Cerme, Suyono menyebut masih menunggu hasil Swab PCR terbaru dari 13 warga.

Baca juga: Dukung Program Vaksinasi Grab Vaccine Center di Surabaya, Dettol Hadirkan Solusi Produk Sanitasi

"Kalau kemarin ada 12 dan hasilnya 11 yang positif, sekarang kami masih menunggu hasil PCR 13 orang," terangnya.

Hari ini, bantuan berupa air mineral dari Muspika Cerme dibagikan kepada warga setempat yang terpapar Covid-19. (wil)

Kumpulan berita Gresik terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved