Breaking News:

Berita Kota Malang

Delapan Warga Rampal Celaket Kota Malang Positif Covid-19, Kampung Terapkan Lockdown

Delapan warga Rampal Celaket Kota Malang dinyatakan positif Covid-19, kampung menerapkan lockdown. Berawal dari melayat.

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/RIFKI EDGAR
Jalan Jaksa Agung Suprapto gang III Kota Malang harus ditutup seusai 8 warganya positif Covid-19, Selasa (22/6/2021). 

Reporter: Rifki Edgar | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Sebanyak delapan warga Rampal Celaket, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kota Malang positif Covid-19 (virus Corona).

Kampung pun menerapkan lockdown.

Kasus tersebut berawal dari salah seorang warga yang memeriksakan diri ke Puskesmas setelah melayat ke rumah tetangganya yang meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Muarif mengatakan, dari hasil pemeriksaan tersebut, hasil tes swab antigen menandakan, bahwa orang tersebut positif Covid-19.

Kemudian, dilakukan pelacakan kepada 29 warga yang ikut melayat dan hasilnya ada delapan orang yang positif Covid-19.

"Teman-teman Puskesmas sempat melacak siapa yang terlibat, dan yang melayat. Didapatkan 29 kontak eratnya. Dari 29 kontak erat itu ternyata ada 8 yang reaktif atau positif," ucapnya, Selasa (22/6/2021).

Ke delapan orang tersebut, kini sedang menjalani isolasi mandiri di Rumah Sakit Lapangan Ijen Boulevard. Sedangkan 21 lainnya dipastikan negatif Covid-19. 

Kini, petugas Puskesmas Rampal Celaket masih melakukan pelacakan lanjutan untuk mencari kembali warga yang merupakan kontak erat.

Baca juga: Indeks Reformasi Birokrasi dan Maturitas SPIP Jadi Sorotan di Perubahan RPJMD Kota Malang 2018-2023

Mengingat, kasus yang terjadi di Rampal Celaket ini telah terjadi dua kali setelah sebelumnya terjadi di Jalan Tretes, Kota Malang.

"Nanti akan dilakukan pelacakan lanjutan. Jadi yang delapan positif ini nanti akan ditracing lagi, siapa-siapa lagi yang masih belum terkena tracing sebelumnya dari delapan itu. Sehingga nanti ada tracing lanjutan," ucapnya.

Setelah pelacakan dilakukan, Dinas Kesehatan Kota Malang akan kembali menjadwalkan swab lanjutan kepada warga yang menjadi kontak erat.

"Biar nanti petugas ini bergerak dulu untuk menentukan sasaran tracingnya. Kalau sudah ketemu baru nanti akan dijadwalkan untuk dilakukan swab antigen secara keseluruhan. Dan sebagian besar warga yang positif berstatus orang tanpa gejala (OTG)," tandasnya.

Berita tentang Kota Malang

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved