Breaking News:

Berita Jember

Instruksikan Serapan APBD Bisa Segera Dilakukan, Bupati Jember: Rakyat Sudah Menunggu

Bupati Jember Hendy Siswanto meminta semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jember segera merealisasikan anggaran di APBD Jember

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/Sri Wahyunik
Bupati Jember Hendy Siswanto (kiri) dan Wabup Jember M Balya Firjaun Barlaman 

Reporter: Sri Wahyunik I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Bupati Jember Hendy Siswanto meminta semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jember segera merealisasikan anggaran di APBD Jember tahun 2021.

Bupati Hendy menegaskan, salah satu realisasi anggaran yang dianggap penting adalah untuk daya ungkit perekonomian di masa pandemi Covid-19.

Hal ini ditegaskan Bupati Hendy dalam paparan di rapat koordinasi penanganan Covid-19 Kabupaten Jember di Pendapa Wahyawibhawagraha, Jember, Senin (21/6/2021). Rakor itu diikuti oleh OPD terkait, camat, desa, juga lurah di Jember.

Hendy meneruskan pesan Presiden RI Joko Widodo tentang pentingnya menumbuhkan perekonomian nasional, dan daerah di samping tetap menjaga kesehatan masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

"Jadi bagaimana pertumbuhan ekonomi bangkit, dan penanganan Covid baik. Salah satu yang bisa dilakukan adalah mengupayakan membaiknya daya beli masyarakat. Untuk OPD juga harus segera bisa menyerap APBD untuk membangkitkan pertumbuhan ekonomi. Percuma jika anggaran terserap di akhir," tegas Hendy.

Penyerapan anggaran di APBD Jember tahun 2021, lanjut Hendy, diharapkan mampu menggerakkan sejumlah program, kegiatan, juga proyek padat karya yang itu bisa berdampak terhadap lapangan pekerjaan.

Program dan kegiatan itu nantinya juga ditargetkan menjadi daya ungkit perekonomian, juga daya beli masyarakat.

Sebelumnya, Bupati Hendy dan Wakil Bupati Jember M Balya Firjaun Barlaman sudah melakukan evaluasi kepada seluruh OPD di lingkungan Pemkab Jember terkait penyerapan anggaran pada APBD Jember tahun 2021.

Sampai pertengahan Juni 2021, serapan anggaran di Pemkab Jember baru berkisar 25 persen dari total APBD Jember tahun 2021 sebesar Rp 4 triliun.

Hal ini tidak lepas dari terlambatnya pengesahan Perda APBD Jember tahun 2021. Perda APBD baru berjalan efektif di Bulan Mei, artinya pengelolaan anggaran secara maksimal baru berjalan dua bulan terakhir.

Pada empat bulan pertama tahun 2021, anggaran yang dikelola hanya untuk pengeluaran wajib, mengikat, dan mendesak. Pengeluaran itu antara lain untuk gaji pegawai, dan membayar biaya operasional kantor.

Meski begitu, kepada jajaran semua OPD di Pemkab Jember, Bupati Hendy menegaskan untuk segera mengoptimalkan penyerapan anggaran tersebut.

“Jangan ragu untuk membelanjakan, saya yang bertanggung jawab selama bapak dan ibu Kepala OPD masih dalam jalur yang benar. Jangan menunggu instruksi atau petunjuk dari saya, pokoknya benar sesuai aturan silakan realisasikan, rakyat sudah menunggu,” tegas Bupati Hendy saat memberikan evaluasi penyerapan APBD, akhir pekan kemarin.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved