Breaking News:

Berita Kota Kediri

Kelurahan Zona Hijau Covid-19 di Kota Kediri Boleh Menggelar Posyandu Balita dan Lansia

Kelurahan zona hijau Covid-19 di Kota Kediri sudah diperbolehkan menggelar Posyandu balita dan lanjut usia (lansia).

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/DIDIK MASHUDI
Kegiatan Posyandu balita dan lansia yang kembali diaktifkan di wilayah zona hijau Covid-19 di Kota Kediri, Selasa (22/6/2021). 

Reporter: Didik Mashudi | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Setelah terhenti karena pandemi Covid-19 (virus Corona), Posyandu balita dan lansia di Kota Kediri kembali dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, Selasa (22/6/2021).

Launching Posyandu balita dan lansia dilakukan Ketua TP PKK Kota Kediri, Ferry Silviana Abu Bakar di Kelurahan Semampir.

Pada launching Posyandu balita dan lansia juga dilaksanakan sosialisasi tata cara pelaksanaan Posyandu di era pandemi Covid-19 yang dipersiapkan oleh Dinas Kesehatan Kota Kediri.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, dr Fauzan Adima mengatakan, diaktifkannya kembali Posyandu balita dan lansia ini dengan syarat dan ketentuan berlaku. Yang pertama, ibu-ibu kader yang menjadi petugas di Posyandu harus sudah divaksin Covid-19.

Yang kedua, fasilitas sarana prasarana di Posyandu sudah harus menerapkan protokol kesehatan. Serta syarat yang ketiga tentu harus ada persetujuan ibu-ibu yang memiliki balita.

“Perlu saya sampaikan juga bahwa hampir 90 persen kader Posyandu sudah tervaksin. Dan untuk panduan bagaimana Posyandu di era pandemi juga sudah disiapkan oleh Dinas Kesehatan Kota Kediri," jelasnya.

Fauzan berharap, ibu kader mematuhi panduan yang telah ditentukan. Supaya tidak ada penularan dan klaster baru di Posyandu.

"Dinkes dan kelurahan harus memverifikasi betul Posyandu mana yang siap untuk melaksanakan kegiatan ini. Kalau tidak siap, tidak usah dilaksanakan,” tambahnya.

Baca juga: Giliran Warga Lansia, Pra Lansia dan Pendamping Lansia di Kota Kediri Divaksinasi Covid-19

Sementara Ketua TP PKK Kota Kediri, Ferry Silviana Abu Bakar mengemukakan, ada hal yang perlu ditambahkan, yakni adanya pembagian waktu untuk masyarakat yang datang ke Posyandu. Sehingga saat pelaksanaan, Posyandu tidak akan terjadi kerumunan.

“Harapan saya, implementasi di lapangan sebaik panduan yang telah dibuat Dinkes Kota Kediri dalam video. Karena yang ditangani adalah lansia dan balita, sehingga jangan sampai ada penularan," ujarnya.

"Sehingga harus dilakukan ekstra hati-hati sebagai kader ataupun bidan. Dan yang juga penting jangan sampai terjadi kerumunan di Posyandu," lanjutnya.

Dia menambahkan, kelurahan yang menjadi titik temu harus memonitor mana saja daerahnya yang berzona hijau. Apabila di daerah tersebut berganti zona kuning, oranye atau merah maka Posyandu tidak boleh dilaksanakan.

Berita tentang Kota Kediri

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved