Breaking News:

Berita Surabaya

Polisi Kuak Kronologi Lengkap Kericuhan di Tenda Penyekatan Suramadu: Ada yang Lempar Batu ke Nakes

Kepala BPB Linmas Surabaya, Irvan Widyanto mengungkapkan ada upaya provokatif masyarakat dari arah Madura ke Surabaya

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Januar
Istimewa/TribunJatim.com
Kerusuhan yang terjadi di tenda penyekatan Suramadu 

Reporter: Bobby Constantine Koloway | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kepala BPB Linmas Surabaya, Irvan Widyanto mengungkapkan ada upaya provokatif masyarakat dari arah Madura ke Surabaya

"Sambil melintas melakukan blayer motor. Terdapat beberapa pengendara turun dari motor dan menendang kursi-kursi tenda di PCR dan saling dorong kecil dengan petugas pengamanan," terang Irvan.

Pihak kepolisian pun memastikan akan terus mengawal proses penyekatan tersebut. Sejumlah aparat dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga terus bersinergi. 

Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Kompol Wahyu Hidayat memaparkan ricuh tersebut akibat warga yang menerobos. Mereka menolak mengikuti uji usap. 

"Hingga pukul 04.30 WIB situasi cenderung lancar, kondusif. Masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa namun sekitar jam 04.50 WIB terjadi penumpukan massa," kata Wahyu. 

"Mereka berkumpul dengan banyak kendaraan. Mereka memaksa untuk melewati pos penyekatan sehingga ada beberapa masyarakat yang berusaha merobohkan pagar," katanya. 

Memang, pengendara sempat merusak pagar pembatas. Mereka mencoba mencari jalur alternatif. 

Baca juga: Penyekatan Suramadu Ricuh, Dinkes Surabaya Berlakukan Swab AntigeN Bagi yang Tak Bawa SIKM

Petugas lantas datang menghalau. Pengendara yang marah lantas melempar beberapa batu hingga kursi kepada petugas kesehatan. 

"Ada yang sempat melempar batu kursi kepada tenaga kesehatan. TNI dan Polri mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi," katanya.

Untuk menghalau massa yang diperkirakan mencapai 100 orang, satuan Bromob sempat menembakkan gas air mata. Akhirnya, pengendara pun menerobos tanpa mengikuti uji swab. 

Sebelumnya, kejadian ini pun telah menjadi atensi Polda Jatim. Kabid Humas Polda Jatim, Gatot Repli Handoko menegaskan jajaran Polda juga bersiaga di lokasi. (bob) 

Kumpulan berita Surabaya terkini
 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved