Breaking News:

Berita Nganjuk

Antisipasi Penularan Covid-19 di Perkantoran, Plt Bupati Nganjuk Instruksikan Tracing Cepat ASN

Antisipasi merebaknya Covid-19 di perkantoran, Plt Bupati Nganjuk menginstruksikan tracing cepat dan tes antigen pada aparatur sipil negara (ASN).

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/ACHMAD AMRU MUIZ
Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, Kamis (24/6/2021). 

Reporter: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Langkah antisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Nganjuk terus dilakukan tim Satgas Penanganan Covid-19.

Satu di antaranya dengan menggalakkan tracing cepat terhadap aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab Nganjuk, untuk mencegah klaster perkantoran.

Plt Bupati Nganjuk sekaligus Plt Ketua Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk, Marhaen Djumadi mengatakan, bila diketahui ada ASN yang sakit dan diinformasikan terkonfirmasi positif virus Corona, secepatnya dilakukan rapid antigen dan PCR.

"Kami tidak ingin ada klaster perkantoran dari penyebaran Covid-19, jadi semuanya harus bergerak dan dilaksanakan dengan cepat," kata Marhaen Djumadi lewat pesan WhatsApp yang diterima pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Nganjuk, Kamis (24/6/2021).

Di samping itu, dikatakan Marhaen Djumadi, setiap kantor OPD Pemkab Nganjuk harus menerapkan kawasan wajib masker dengan ketat.

Tidak diperkenankan bagi siapapun untuk tidak memakai masker di kawasan perkantoran yang telah ditentukan.

Baca juga: Satu Pegawai Dishub Nganjuk Positif Covid-19, Layanan Uji Kir Ditutup 14 Hari, Dishub: Bebas Denda

Diakui Marhaen Djumadi, saat ini sejumlah ASN di Pemkab Nganjuk dikonfirmasi terpapar positif Covid-19. Para ASN tersebut saat ini telah menjalani perawatan dan isolasi di sejumlah rumah sakit rujukan dan rumah sakit darurat di Kabupaten Nganjuk.

Selain itu, tambah Marhaen Djumadi, untuk perkantoran yang berhubungan dengan pelayanan langsung kepada masyarakat seperti layanan pengujian kendaraan bermotor dan kantor kecamatan serta OPD lain, dilakukan penutupan layanan setidaknya selama 14 hari.

Meski demikian, imbuh Marhaen Djumadi, untuk layanan kepada masyarakat yang bisa dilakukan secara online, bisa dimaksimalkan selama penutupan layanan fisik.

"Yang pasti, tim Satgas Penanganan Covid-19 bersama Pemkab Nganjuk dan instansi lain akan berupaya maksimal agar penyebaran virus Corona di Kabupaten Nganjuk bisa ditekan sekarang ini. Dan kami mengajak masyarakat untuk laksanakan prokes ketat dan yang penting pakai masker dimanapun dan kapanpun," tutur Marhaen Djumadi.

Berita tentang Kabupaten Nganjuk

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved