Breaking News:

Berita Lamongan

Buaya Muncul di Sungai Bengawan Solo Wilayah Desa Lamongan, BKSDA Perkirakan ini Penyebabnya

BKSDA Jawa Timur perkirakan penyebab munculnya buaya di Sungai Bengawan Solo di wilayah Desa Parengan, Kecamatan Maduran.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Hanif Manshuri
Tim BKSDA di balai Desa Parengan, Kecamatan Maduran, hendak survei di lokasi munculnya buaya. 

"Sebelumnya tidak pernah ada, walaupun air bengawan sampai mengering dan bisa dibuat untuk jalan jalan," kata Agus.

Setelah koordinasi, tim BKSDA Jatim kemudian melakukan survei di Bantaran Sungai Bengawan Solo yang menjadi titik dimana warga setempat melihat buaya menampakkan diri.

Ada  4 titik yang menjadi lokasi kemunculan buaya dengan masing-masing titik berjarak 200-250 meter.

Sayangnya pada saat tim BKSDA Jatim melakukan survei ke lokasi, buaya tersebut tidak menampakkan diri.

"Saya ke sana sore sekitar jam 2, jadi tidak muncul. Namun penduduk sekitar bilang paginya muncul," ujarnya.

Baca juga: Bikin Geger, 2 Ekor Buaya Muncul ke Permukaan Sungai Bengawan Solo di Lamongan

Dari penelusuran dan pengamatan yang dilakukan di empat titik tersebut, BKSDA memperkirakan buaya yang ada di sekitar wilayah tersebut tidak hanya dua ekor seperti dugaan warga, melainkan ada sekitar 3-4 ekor buaya muara.

Jumlah buaya tersebut diperkirakan 3-4 ekor, satu berukuran besar, kemudian 3 ekor lainnya masih berukuran kecil sekitar 1,5 meter sampai 2 meter.

Untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, BKSDA Jatim mengimbau kepada warga Desa Parengan, Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan untuk lebih berhati-hati, waspada serta mengurangi aktivitas di Bengawan Solo karena jarak bantaran sungai dengan permukiman warga cukup dekat.

"Kami juga akan memasang papan informasi atau peringatan untuk menambah kehati-hatian masyarakat. 

Karena saat ini baru ada 1 papan peringatan yang dipasang oleh BPBD Lamongan. Minimal di setiap titik kemunculan buaya ada 1 papan peringatan.

Berita tentang Lamongan

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved