Berita Bisnis

Inovasi Teknologi Tepat Guna RIT Subholding Upstream Pertamina, Demi Tingkatkan Nilai Ekonomi Rakyat

Inovasi yang dilakukan di masing-masing wilayah operasi itu mulai pengembangan wisata hingga teknologi pertanian tepat guna.

Penulis: Sudarma Adi | Editor: Sudarma Adi
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Hermansyah Y. Nasroen - Senior Manager External Communication & Stakeholders Relation Subholding Upstream Pertamina saat memberi sambutan di media gathering Subholding Upstream Pertamina, Kamis (24/6/2021). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Beberapa perusahaan di bawah naungan Regional Indonesia Timur (RIT) Subholding Upstream Pertamina melakukan inovasi strategis demi peningkatan nilai ekonomi rakyat.

Inovasi yang dilakukan di masing-masing wilayah operasi itu mulai pengembangan wisata hingga teknologi pertanian tepat guna.

Baca juga: BSI Berkolaborasi dengan MES dan Pertamina Salurkan Pembiayaan Pertashop untuk Pesantren

Manager Relations Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina Iwan Ridwan Faizal menjelaskan, banyak program kegiatan CSR yang dilaksanakan oleh Regional Indonesia Timur.

Di antaranya program unggulan di beberapa wilayah operasi dipaparkan secara terperinci.

Baca juga: Distribusi BBM Satu Harga dari Pertamina Sudah Jangkau 269 Titik Wilayah di Indonesia

“Tahun lalu Regional Indonesia Timur melalui Pertamina Hulu Energi WMO (PHE WMO) dan Joint Operating Body Tomori (JOB Tomori) meraih proper Emas.

Tahun ini kami berupaya untuk mempertahankannya dengan melakukan beberapa inovasi program CSR,” papar Iwan, dalam media gathering dengan jurnalis, Kamis (24/6/2021).

Baca juga: Pertamina SHU Regional 4 WMO Bagikan Ribuan Paket Sembako kepada Masyarakat Pesisir Jawa Timur

Pada tahun 2021, PHE WMO melakukan beberapa Inovasi dari program yang telah berjalan sebelumnya berupa  pengembangan Taman Wisata Laut Desa Labuan yang sudah cukup berkembang dengan keberhasilan dari beberapa aspek seperti peningkatan nilai ekonomi masyarakat sekitar.

"Tahun 2021 ini, kami menjalankan progam inovasi lanjutannya”, tutur Iwan.

Baca juga: Transaksi BBM dan LPG Pakai MyPertamina Lebih Hemat Rp 300 Per Liter Selama April 2021

Selain itu, PHE WMO juga menjalankan Program pengembangan Wisata Pasir Putih Tlangoh dan Edu Farming Bandangdaja dengan inovasi Demplot Pertanian yang menggunakan sistem irigasi tetes, sehingga hemat air yang tahun ini akan dilakukan replikasi pertanian di tempat lainnya sehingga lebih luas cakupannya.

Di tempat lainnya, Pertamina EP Asset-4 Poleng field  menjalankan Program Edu Green Village di Desa Doudo, Program Mangrove berupa program CMBR Lembung Paseser, dan Mangrove Sister School Lembung Paseser.

“Ada juga program unggulan pelestarian hewan langka Rusa Jawa (cervus timorensis), program Petroleum Geo Heritage, program Batik Pratiwi Krajan, Program Wana Wisata dan Edukasi Migas Kedung Pupur Pertanian dengan menerapkan SRI (Sistem of Rice Intensifikasi) organik," tambahnya.

Area Sulawesi tidak kalah semangat menjalankan program CSR, melalui Pertamina EP Asset-4, Donggi Matindok Field menjalankan program peningkatan teknologi pertanian tepat guna melalui program demplot (sawah uji coba) dan Salibu (Tanam Sekali Panen berkali-kali).

PEP Asset 4- Donggi juga memiliki program peningkatan gizi balita, ibu hamil dan ibu menyusui di daerah 3 T (Terdepan, terluar dan terpencil).

Sedangkan JOB Tomori yang juga beroperasi di Sulawesi menjalankan program berbasis lingkungan yang salah satunya adalah  konservasi penyu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved