Breaking News:

Berita Jatim

Belum Sebulan, Pemprov Jatim Tambah 1.300 Bed Perawatan Pasien Covid-19, Antisipasi Lonjakan Kasus

Belum sebulan, Pemprov Jatim sudah menambah 1.300 bed perawatan untuk pasien Covid-19 sebagai langkah antisipasi lonjakan kasus positif.

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/RIFKY EDGAR
ILUSTRASI - Bed bagi pasien positif Covid-19 yang berada di RS Lapangan Ijen Boulevard Kota Malang, Kamis (4/2/2021). 

Reporter: Fatimatuz Zahroh | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Peningkatan kasus Covid-19 (virus Corona) di Jawa Timur dalam tiga pekan terakhir membuat Pemprov Jawa Timur menggalakkan penambahan bed di rumah sakit-rumah sakit layanan pasien Covid-19. 

Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Jawa Timur, sejak 1 Juni 2021 hingga 23 Juni 2023, setidaknya sudah ada penambahan sebanyak 1.300 bed perawatan Covid-19 di seluruh rumah sakit di Jawa Timur

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Juru Bicara Satgas Covid-19 Jawa Timur, Makhyan Jibril Al Faraby, Kamis (24/6/2021).

Ia menyampaikan, penambahan bed terus dilakukan untuk menurunkan tingkat hunian pasien Covid-19 atau Bed Occupancy Ratio (BOR).

"Per hari ini BOR rumah sakit perawatan Covid-19 di Jatim adalah 76 persen untuk ruang isolasi biasa. Dan untuk ruang ICU BOR-nya 74 persen. Memang tidak tinggi, namun memang di beberapa daerah ada peningkatan BOR yang signifikan," kata Jibril. 

Seperti di rumah sakit yang saat ini masuk zona merah. Yaitu Kabupaten Bangkalan, BOR untuk ICU 60 persen dan untuk BOR isolasi biasa 85 persen. Sedangkan untuk Kabupaten Ponorogo, BOR perawatan isolasi biasa sudah masuk di angka 96 persen, dan untuk BOR ruang ICU juga sudah tinggi di angka 82 persen. 

Sedangkan untuk Kabupaten Ngawi, BOR isolasi biasanya adalah 82 persen, sedangkan BOR ruang ICU-nya 60 persen. Selain itu yang juga mengalami peningkatan adalah BOR ruang ICU di Surabaya mencapai 60 persen, dan BOR isolasi biasa mencapai 92 persen. 

Baca juga: 1.200 Anak Buah Kapal dan Pekerja Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Dapat Vaksin Covid-19

Dikatakan Jibril, dalam tiga pekan ini, khususnya setelah dampak libur Lebaran Idul Fitri, memang terdapat lonjakan drastis untuk tingkat hunian pasien Covid-19 di rumah sakit-rumah sakit rujukan. 

"Bagaimana tidak, kalau kita flashback saat Lebaran itu BOR ICU di Jatim hanya 26 persen. Kemudian melonjak pesat saat ini menjadi 74 persen. Ini adalah dampak nyata yang terlihat," kata Jibril. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved