Breaking News:

Berita Kota Batu

DIPA Sudah Turun, Pedagang Pasar Besar Kota Batu Segera Direlokasi, Anggaran Rp 6 Miliar Disiapkan

Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) sudah turun, pedagang Pasar Besar Kota Batu akan segera direlokasi. Anggaran Rp 6 miliar disiapkan.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Pintu gerbang masuk ke Pasar Besar Kota Batu, 2021. 

"Dengan turunnya DIPA tidak secara otomatis pemkot bisa mengeksekusi pedagang karena masih banyak persoalan yang belum jelas. Termasuk ukuran bedak, jumlah riil pedagang SK, dan sebagainya," papar dia.

Faizi juga mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan usulan terhadap DED, tapi banyak keinginan pedagang tidak terakomodir. 

"Bahkan terakhir penyusun DED belum deal dengan pedagang, apalagi kami ketahui gambar DED copy paste," ujar Faizirahmi.

Sebelumnya, Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) pembangunan Pasar Besar Kota Batu sudah turun dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kota Batu, Bangun Yulianto menjelaskan, setelah DIPA turun, rencana pembangunan akan dimulai pada akhir 2021.

"Dengan turunnya DIPA, target memulai pembangunan pasar bisa dilakukan pada akhir tahun 2021 atau sesuai dengan Perpres nomor 80 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Jatim," jelas Bangun.

Bangun menjelaskan, besaran DIPA tidak langsung penuh senilai Rp 200 miliar, melainkan turun secara bertahap. Pun pembangunannya dilaksanakan secara bertahap atau multiyears.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Pembelajaran Tatap Muka di Kota Batu Belum Ada Kepastian

"Kalau tahun ini dipastikan lebih kecil, karena bobot beban pekerjaan fisik lebih besar di tahun 2022. Entah tahun ini 10 persen baru tahun depan 90 persen, semua tergantung kementerian," urai Bangun.

Bangun juga mengatakan, Detail Engineering Desain (DED) tidak banyak berubah. Ada Komisi Keselamatan Bangunan Gedung (KKBG) yang mengkaji dan menilai hal tersebut.

"Kami hanya mantapkan DED, untuk lelang, penganggaran, dan pembangunan jadi ranah pemerintah pusat,” imbuhnya.

Berita tentang Kota Batu

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved