Berita Kediri

Ruangan Auditorium Perpustakaan IAIN Kediri Dipasang Police Line

Buntut runtuhnya plafon Gedung Auditorium Perpustakaan IAIN Kediri tim Inafis Polres Kediri Kota melakukan olah TKP, Jumat (25/6/2021)

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Januar
(Surya/Didik Mashudi)
Plafon ambrol gedung IAIN Kediri 

Reporter: Didik Mashudi | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Buntut runtuhnya plafon Gedung Auditorium Perpustakaan IAIN Kediri tim Inafis Polres Kediri Kota melakukan olah TKP, Jumat (25/6/2021).

Malahan petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang diambil dari lokasi kejadian runtuhnya plafon. 
Guna kepentingan penyelidikan Ruangan Auditorium Perpustakaan IAIN Kediri yang runtuh telah dipasang police line.

Beberapa barang bukti yang diamankan berupa galvalum dari berbagai ukuran. Plafon Gedung Auditorium ini memakai rangkaian rangka galvalum.

Selain itu juga diamankan sisa kalsibot yang terlihat sudah hancur. Ada juga kawat ulir yang menjadi pengait penguat plafon.

Pantauan awak media, galvalum yang digunakan untuk rangka plafon terlihat ukuran yang tipis. Pada cetakan galvalum tertulis buatan 2007. 

Sedangkan Gedung Perpustakaan diresmikan oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pada 26 Juli 2018. 

Misteri runtuhnya plafon Auditorium Perpustakaan IAIN Kediri mengundang kecurigaan aparat penegak hukum karena saat kejadian tidak ada hujan dan angin.
Plafon runtuh begitu saja menimpa peserta workshop yang juga kalangan dosen dan civitas akademika IAIN Kediri

Sementara Budiyanto, Kabag Umum IAIN Kediri saat dikonfirmasi menjelaskan, plafon runtuh saat ruangan Auditorium Perpustakaan digunakan kegiatan workshop.
"Kalau korban jiwa dan terluka saya pastikan tidak ada. Setelah kejadian acara workshop dilanjutkan di Gedung Rektorat," jelasnya.

Baca juga: Gubernur Khofifah Positif Covid-19, Sambutan Sertijab Bupati Tuban Dilakukan Virtual

Sementara penyebab runtuhnya plafon diduga berkaitan dengan kondisi cuaca yang buruk akhir-akhir  ini. 

Meski begitu Budiyanto mengakui saat kejadian cuaca sedang cerah tidak ada angin dan hujan. 

Akibat kejadian tersebut banyak peserta workshop yang shock. "Peserta workshop ada yang kaget mengalami kejadian seperti itu," jelasnya.

Kegiatan workshop sendiri mengundang sekitar 70 peserta, namun yang hadir saat kejadian sekitar 50 peserta.

Sementara plafon yang runtuh berukuran sekitar 12 x 5 meter. Saat ini lokasi Ruangan Auditorium Perpustakaan telah dipasang police line untuk kepentingan penyelidikan Satreskrim Polres Kediri Kota.(didik mashudi)

Kumpulan berita Kediri terkini

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved