Breaking News:

Berita Kota Batu

Dishub Batu akan Kaji Potensi Parkir di Depan Retail Modern

Dinas Perhubungan (Dishub) Batu mulai berbenah banyak untuk menanggulangi dampak kebocoran retribusi parkir tepi jalan terhadap target PAD

Penulis: Benni Indo | Editor: Yoni Iskandar
Benni Indo/Surya
Kendaraan roda dua parkir di Alun-alun Batu. Dishub Batu, dalam kajian terbarunya akan memetakan potensi pendapatan parkir di depan retail modern seperti Indomaret dan Alfamart. 

Penulis : Yoni Iskandar | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, BATUDinas Perhubungan (Dishub) Batu mulai berbenah banyak untuk menanggulangi dampak kebocoran retribusi parkir tepi jalan terhadap target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sebanyak Rp 8.5 miliar.

Kepala Dishub Batu, Imam Suryono memaparkan, saat ini pihaknya tengah mengkaji potensi parkir di toko modern atau retail seperti Indomaret dan Alfamart.

Semula, penarikan parkir di toko retail masuk kategori pajak parkir. Dishub berencana untuk berkoordinasi dengan manajemen toko retail untuk membahas penarikan pajak parkir. Sedangkan kewenangan pajak parkir berada di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

"Ini masuk ke dalam parkir khusus yang dikelola oleh pihak swasta," ujar Imam, Minggu (27/6/2021).

Kata Imam, potensi pendapatan parkir dari keberadaan dua nama toko modern di Kota Batu tersebut nilainya lumayan besar. Namun Imam tidak menyebutkan nilainya karena memerlukan kajian lebih lanjut.

“Jika dilihat, potensinya besar karena pembeli itu terus bergantian yang datang,” ungkap dia.

Retribusi parkir tepi jalan umum ditargetkan Rp 8,5 miliar per tahun kemungkinan besar tidak tercapai karena adanya kebocoran. Imam pun mengatakan untuk mendapatkan Rp 1 M hingga akhir tahun ini.

Baca juga: DIPA Sudah Turun, Pedagang Pasar Besar Kota Batu Segera Direlokasi, Anggaran Rp 6 Miliar Disiapkan

Ketua Komisi C DPRD Kota Batu, Khamim Tohari mengatakan, mendukung langkah Dishub Batu mengkaji potensi parkir di toko modern atau retail. Dia menyarankan agar jumlah retail di Kota Batu dipetakan beserta potensi pendapatannya.

Ia juga mewanti-wanti agar potensi kebocoran dapat ditekan sehingga tidak mengulangi kegagalan sebelumnya. Khamim juga mengatakan pelayanan parkir di tepi jalan umum selama ini belum berjalan maksimal. Menurutnya koordinasi antara Dishub dengan jukir harus ditingkatkan dan sosialisasi kepada masyarakat perlu maksimal. Hal itu penting agar ada kesadaran dari masyarakat saat parkir bahwa mereka punya hak mendapatkan karcis.

"Kemudian jukir itu harus memiliki organisasi yang terstruktur karena selama ini belum ada penanggung jawabnya. Terkait sarana laporan pengaduan dari pengguna parkir juga harus ada, kalau bisa pasang baliho-baliho untuk sosialisasi tarif biaya parkir yang benar,” tandasnya.

Berita tentang Dishub Kota Batu

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved