Breaking News:

Berita Trenggalek

Pasutri di Trenggalek Raup Jutaan Rupiah Per Bulan, Berkah Olah Gedebok Jadi Keripik Batang Pisang

Pasutri di Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek bisa raup jutaan rupiah per bulan. Berkah mengolah gedebok menjadi camilan keripik batang pisang.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Aflahul Abidin
Dwi Puji Lestari menata produk keripik batang pisang di rumahnya di Desa Ngentrong, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek. 

Reporter: Aflahul Adibidin | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK – Agak janggal memang membayangkan gedebok alias batang pisang dimasak lalu dimakan.

Tapi pasangan suami istri (pasutri) Dwi Rianto - Dwi Puji Lestari justru mendapat berkah melalui hasil olah gedebok menjadi keripik.

Duo Dwi yang tinggal di Desa Ngentrong, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek itu sudah sekitar setengah tahun terakhir menekuni usaha bisnis camilan keripik batang pisang.

Hasilnya pun lumayan, mereka mengaku omzet dari usaha itu mencapai Rp 5 juta per bulan.

Baca juga: UMKM Kuliner Kebal Pandemi, Food Court Milenial Lebarkan Sayapnya, Buka Cabang Baru di Tambaksari

Bahan untuk membuat keripik yang oleh banyak orang dibilang nyeleneh itu berasal dari bagian dalam batang pisang yang berbentuk seperti jaring.

Dwi Puji mengaku, sempat menjajal berbagai jenis batang pisang untuk diolah menjadi keripik. N

amun hanya gedebok dari pisang kepok (Musa paradisiaca forma) yang paling pas rasanya.

“Batang pisang yang lain rasanya ada paitnya. Rasanya tidak enak dibuat keripik,” kata Dwi Puji, Minggu (27/6/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved