Breaking News:

Berita Gresik

Pemkab Gresik Memberi Subsidi Upah Bagi Pekerja di PT Newera

Perjuangan para pekerja di PT New Era Rubberindo, Jalan Mayjen Sungkono, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik akhirnya segera mendapatkan hasil

Penulis: Sugiyono | Editor: Yoni Iskandar
(surya/Sugiyono)
Para pekerja di PT Newera Rubberindo, unjuk rasa menuntut gaji yang belum dibayar dan THR yang kurang, Rabu (2/6/2021). 

Reporter : Sugiyono | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM,COM, GRESIK - Perjuangan para pekerja di PT New Era Rubberindo, Jalan Mayjen Sungkono, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik akhirnya segera mendapatkan hasil. Sebab, dari Pemkab Gresik akan memberikan subsidi upah kepada para buruh untuk mendapatkan haknya dan tetap bisa bekerja, Minggu (27/6/2021).

Ketua Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan Minyak Gas Bumi dan Umum (FSPKEP - KSPI ) Kabupaten Gresik Apin Sirait, mengatakan, hasil udiensi antara DPC FSP KEP KSPI Kabupaten Gresik dan PUK SP KEP KSPI PT Newera Rubberindo dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani), memberikan penyelesaian dengan solusi memberikan subsidi upah.

Penyelesaian tersebut disampaikan dalam pertemuan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Gresik. Pertemuan tersebut, membahas persoalan hak pekerja karyawan PT Newera Rubberindo yaitu persoalan upah selama 5 bulan yang belum dibayar dan tunjangan hari raya (THR) tahun 2020 - 2021 yang kurang.

"Mengenai subsidi upah untuk pekerja PT Newera Rubberindo, yang rencana akan digelontorkan oleh Bupati Gresik karena terdampak Covid- 19 serta untuk mencegah terjadinya pemutusan hubungan kerja, kami sangat setuju," kata Apin Sirait kepada TribunJatim.com. .

Selain itu, perlu ada kepastian kesanggupan dari perusahaan untuk membayar hak-hak pekerja dan harus segera ada jawaban dari perusahaan PT Newera Rubberindo.

Baca juga: Lanyalla, Ketua DPD RI : PT New Era Rubberindo Gresik Harus Tuntaskan Kesepakatan dengan Pekerja

"Dalam konsolidasi dengan PUK SP KEP KSPI PT Newera Rubberindo. Kesimpulannya yaitu, para pekerja meminta hak mereka yaitu gaji dan THR diberikan sekurang-kurangnya 75 persen dari total hutang," imbuhnya.

Kemudian, para pekerja di pabrik sepatu dan sandal tersebut meminta sisa pembayaran dapat diberikan dalam jangka waktu selama dua bulan. Bila hal tersebut dapat terlaksana, maka seluruh pekerja siap untuk bekerja kembali.

Selain itu, para pekerja tetap meminta upah yang diberikan sesuai dengan upah penangguhan tahun 2021 sesuai dengan kesepakatan.

"Bila upaya Bupati Gus Yani ini gagal dalam memfasilitasi persoalan tersebut, maka serikat pekerja akan menempuh jalur hukum, sesuai Undang-undang Nomor 02 tahun 2004 Tentang Perselisihan Hubungan Industrial ( PHI )," katanya.

Diketahui, untuk memperjuangkan haknya, ribuan buruh tersebut unjuk rasa selama lima hari di PT Newera Rubberindo.

Berita tentang pt new era

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved