Breaking News:

Berita Madura

Pria Asal Depok Jabar Ditemukan Tewas Mengambang di Bawah Jembatan Suramadu, Ada Batu Paving di Tas

Pria asal Depok Jawa Barat ditemukan tewas mengambang di bawah Jembatan Suramadu sisi Bangkalan Madura, ada batu paving dalam tas.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/AHMAD FAISOL
Jenazah Glen Mangatur Silalahi (50), warga asal Depok, Jawa Barat dievakuasi dari pesisir Basis Pangkalan Angkatan Laut Batuporon, Kecamatan Kamal, Bangkalan, untuk dibawa ke RSUD Syamrabu Bangkalan, Minggu (27/6/2021). 

Reporter: Ahmad Faisol | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Glen Mangatur Silalahi (50), warga Kampung Sugutamu, Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, ditemukan tewas mengambang di Selat Madura, di bawah Jembatan Suramadu sisi Bangkalan, pada Minggu (27/6/2021) siang.

Identitas lengkap Glen baru diketahui setelah jenazahnya tiba di Kamar Mayat RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu (RSUD Syamrabu) Bangkalan.

Itu setelah petugas menemukan KTP di dalam dompet yang berada di dalam tas punggung berwarna ungu.

Dalam dompet berwarna hitam itu juga berisikan uang tunai Rp 22.000, kartu ATM BCA dan BRI, SIM B1, SIM C, SIM A, Kartu NPWP, dan Kartu JPN atas nama Glen.

Bahkan, ada sebuah batu paving dan ponsel merek Samsung di dalam tasnya.

Saat terapung, Glen mengenakan celana panjang berwarna cokelat, ikat pinggang berwarna hitam, dan memakai kaus berkerah lengan pendek warna abu-abu. Keberadaannya menjadi perhatian para pengendanra roda dua saat melintasi Jembatan Suramadu.

Beberapa pengendara mengambil gambar dan membagikannya ke media sosial.

Baca juga: Oknum Satpol PP Bangkalan Digerebek Warga Usai Bawa Masuk Wanita di Rumah, Berdalih Isolasi Mandiri

Kepala Satpolair Polres Bangkalan, AKP Arif Djunaidi mengungkapkan, pihaknya bersama anggota Koramil dan tiga tenaga kesehatan Puskesmas Sukolilo menuju lokasi begitu menerima laporan masyarakat tentang keberadaan sosok mayat mengapung di bawah Jembatan Suramadu.

“Kami menerima laporan pada pukul 11.30 WIB. Mayat terapung sekitar 300 meter dari bibir perairan Kecamatan Labang. Pada pukul 13.00 WIB, arus air membawanya ke pantai di kawasan Basis Batuporon,” ungkap Arif.

Setelah dimasukkan ke kantong mayat, jenazah Glen dibawa ke RSUD Syamrabu Bangkalan untuk dilakukan Visum Et Repertum. Untuk kepentingan penyelidikan ataupun penyidikan, Arif melimpahkanya ke Satuan Reskrim Polres Bangkalan.

Berita tentang Bangkalan

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved