Breaking News:

Berita Trenggalek

BOR di Trenggalek 50 Persen, Dinkes Trenggalek Klaim Tempat Tidur Pasien Covid-19 Masih Cukup

Ketersediaan tempat tidur alias bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit di Kabupaten Trenggalek untuk pasien Covid-19 mencapai 50,6 persen.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Yoni Iskandar
AFLAHUL ABIDIN/SURYA
Suasana RSUD dr Soedomo Kabupaten Trenggalek, Rabu (3/6/2019). 

Reporter : Aflahul Abidin | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM,TRENGGALEK - Ketersediaan tempat tidur alias bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit di Kabupaten Trenggalek untuk pasien Covid-19 mencapai 50,6 persen.

Kabupaten Trenggalek memanfaatkan tiga tempat sebagai lokasi perawatan pasien Covid-19. Yakni di RSUD dr Soedomo, bekas RS Budi Asih, dan 4 Puskesmas yang menjadi RS Dalurat Covid-19.

Berdasarkan data terakhir yang dihimpun Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Trenggalek, total pasien corona yang dirawat di seluruh fasilitas kesehatan yang ada di Trenggalek mencapai 77 orang.
Rinciannya, 39 dirawat di RSUD dr Soedomo, 15 orang di eks-RS Budi Asih, dan 23 di RS Dalurat Covid-19.

Kepala Dinkes PPKB Kabupaten Trenggalek Saeroni mengatakan, antrean tempat tidur di fasilitas kesehatan yang ada di Trenggalek belum begitu tinggi.

Pihaknya mengaku masih bisa menangani dan melayani pasien-pasien baru Covid-19 yang membutuhkan penanganan khusus.

“BOR-nya sementara ini 50,6 persen. Sehingga belum antre-antre yang tinggi. Masih bisa kami tanggulangi dan layani,” kata Saeroni kepada TribunJatim.com, Senin (28/6/2021).

Saeroni mengakui, ada peningkatan kasus baru Covid-19 di Kabupaten Trenggalek mulai akhir Mei 2021. Pada pertengahan Mei, jumlah pasien aktif Covid-19 di Trenggalek masih berkisar di angka 50-an orang. Sementara mulai akhir Mei hingga Juni ini, jumlah pasien aktif berada di atas angka 100 orang.

Baca juga: RSUD Trenggalek Mulai Pakai GeNose C19 untuk Screening Pasien Non Covid

Berdasarkan data terakhir, Minggu (27/6/2021), jumlah kasus aktif Covid-19 mencapai 151 orang. Itu sekaligus menjadi jumlah terbanyak dalam sebulan terakhir.

Munculnya pasien-pasien baru Covid-19 sebenarnya juga membuat tingkat BOR di RS Trenggalek meningkat. Pada Kamis (24/6/2021), BOR di RS di Trenggalek masih di angka 31 persen. Empat hari kemudian, angka BOR meningkat cukup drastis menjadi 50,6 persen.

Untuk itu, Saeroni mengimbau agar warga Kabupaten Trenggalek lebih waspada terhadap Covid-19. Peningkatan di banyak daerah, kata dia, harus menjadi pelajaran agar kasus Covid-19 di Trenggalek bisa lebih terkendali.

Selain itu, pihaknya juga tengah mendorong percepatan vaksinasi. Dalam sepekan terakhir, vaksinasi masal di Trenggalek untuk masyarakat umum sudah berjalan tiga kali dengan total sasaran sekitar 5 ribu orang.

Berita tentang  RSUD dr Soedomo

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved