Breaking News:

Berita Nganjuk

Intensif Gerakkan URCPJ, Upaya Pemkab Nganjuk Respon Cepat Pengaduan Kerusakan Jalan

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk respon cepat pengaduan kerusakan jalan. Hal itu dilakukan dengan selalu mensiagakan l

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/Amru
Kegiatan perbaikan jalan rusak dengan penambalan yang dilakukan tim URCPJ Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk dalam merespon cepat pengaduan warga. 

Reporter: Achmad Amru Muiz I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk respon cepat pengaduan kerusakan jalan.

Hal itu dilakukan dengan selalu mensiagakan lima tim Unit Reaksi Cepat Perbaikan Jalan (URCPJ).

Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi mengatakan, respon cepat pengaduan kerusakan jalan merupakan bagian dari layanan kepada masyarakat dari Pemerintah Kabupaten Nganjuk.

Dengan demikian mobilitas masyarakat dalam menggerakkan roda perekonomian tidak mengalami hambatan dari adanya jalan rusak.

"Tentunya warga tidak perlu ragu untuk mengadu atau melapor atas terjadinya kerusakan jalan yang secepatnya bisa direspon dan ditangani URCPJ Dinas PUPR," kata Marhaen Djumadi, Senin (28/6/2021).

Sementara Kasubag Tata Usaha UPTD Kertobawono selaku pengelola jalan, Arif menjelaskan, perbaikan yang dilakukan yakni dengan melakukan pemeliharaan jalan dengan penambalan pada bagian yang mengalami kerusakan. Baik berlubang maupun aspal yang mengelupas dilakukan perbaikan.

Langkah cepat URCPJ itu sendiri, menurut Arif, setelah pihaknya menerima aspirasi masyarakat dan hasil monitoring kondisi jalan yang diporkan mengalami kerusakan.

Dengan demikian langkah perbaikan jalan bisa dilakukan dengat cepat dan tepat sasaran merespon pengaduan dari masyarakat.

"Langkah URCPJ itu sendiri dilakukan dengan pertimbangan tidak mengganggu aktifitas warga berlebihan," ucap Arif.

Lebih lanjut dijelaskan Arif, satu tim URCPJ dalam melakukan perbaikan setidaknya mengerahkan 18 orang personil untuk melakukan perbaikan.

Di antaranya dengan membawa peralatan diangkut dengan dua kendaraan pickup. Serta menggunakan satu unit babyroll, atau alat pengeras aspal yang berukuran kecil.

Hanya saja, ungkap Arif, perbaikan jalan tersebut fokus pada kerusakan jalan pada kondisi kerusakan ringan, dan bersifat sementara dengan melalukan penambalan.

Ini dikarenakan perbaikan jalan skala besar nantinya dimungkinkan akan dilakukan melalui proyek jalan yang dianggarkan dalam APBD Kabupaten Nganjuk.

"Jadi tim URCPJ dalam melakukan perbaikan jalan sifatnya untuk sementara dalam menormalisasi kembali jalan yang rusak," tutur Arif.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved