Breaking News:

Berita Mojokerto

Pendaftaran BPUM Tahap II Tutup Hari Ini, UMKM di Kota Mojokerto Bisa Usulkan Bantuan Dana Rp 7 Juta

Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto mengusulkan ribuan pelaku Usaha Mikro

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/Doni
Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya saat memberikan arahan 

Reporter: Mohammad Romadoni I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto mengusulkan ribuan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam program Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) tahap kedua Tahun 2021.

Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya mengatakan pendaftaran BPUM tahap dua bagi pemilik usaha UMKM  dibuka mulai 8 Juni dan berakhir pada hari ini, Senin (28/6/2021).

"Untuk BPUM UMKM tahap dua terakhir pengusulan per hari ini," ungkapnya, Senin (28/6).

Ani menerangkan persyaratan pendaftaran BPUM UMKM tahap II tetap sama dengan tahap pertama yaitu warga Kota Mojokerto, memiliki KTP elektronik

Selian itu meminta usaha mikro yang dibuktikan dengan adanya SKU/NIB, bukan ASN, TNI/POLRI, pegawai BUMN maupun BUMD dan tidak sedang menerima KUR (Kredit Usaha Rakyat). 

Adapun dokumen sebagai syarat fotokopi di antaranya Kartu Keluarga (KK), KTP, NIB/SKU, foto usaha dan nomor telepon aktif yang bersangkutan.

Pendaftaran online di http:/bit.ly/BPUM/2021Tahap kedua dan offiline di kantor Diskopukmperindag Jl Raya Meri Nomor 07, Kota Mojokerto.

"Ditunggu hasil verifikasi dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop-UKM)," jelasnya.

Ani menyebut jumlah UMKM di Kota Mojokerto sesuai Integrasi Online Data System (ODS) sebanyak 34.0000.

"Tahun 2020 dari 16.347 pengajuan BPUM yang cair 6.196 yang tahun 2021 belum cair," jelasnya.

Pelaku UMKM di Kota Mojokerto juga dapat mengusulkan dalam program bantuan dana bagi wirausaha yang nilainya lebih dari besar jika dibandingkan BPUM yang nilainya Rp 1,2 juta.

"Saya berharap UMKM meningkatkan skill sehingga yang mengajukan bantuan modal wirausaha yang Rp 7 juta lebih banyak, dengan memiliki NPWP dan beberapa sertifikat bisa mengajukan modal usaha lebih besar ke Kemenkopukm," ucap Ani.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved