Breaking News:

Berita Lumajang

Awal Desember, 32 Desa di Lumajang Bakal Laksanakan Pilkades Serentak

Sebanyak 32 desa di 15 kecamatan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur akan menggelar Pilkades serentak 2021. Rencananya sesuai jadwal pelaksanaannya

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Yoni Iskandar
Awal Desember, 32 Desa di Lumajang Bakal Laksanakan Pilkades Serentak
istimewa
Ilustrasi pilkades

Reporter : Tony Hermawan | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Sebanyak 32 desa di 15 kecamatan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur akan menggelar Pilkades serentak 2021. Rencananya sesuai jadwal pelaksanaannya digelar pada 2 Desember 2021.

Menjelang pesta demokrasi itu, masing-masing desa sedang mematangkan seluruh proses persiapan. Di antaranya melakukan pembentukan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk menentukan panitia pemilihan di tingkat desa sesuai kebutuhan.

Kabid Bina Pemerintahan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lumajang Saefuddin Zuhri mengatakan, pelaksanaan pilkades tahun ini berbeda dengan pelaksanaan pilkades sebelum-sebelumnya.

Setiap desa membentuk banyak panitia untuk belasan hingga puluhan tempat pemungutan suara (TPS) .

“Kalau dulu kan TPSnya hanya satu, tapi sekarang tidak. Jadi sekarang kami batasi masing-masing TPS itu maksimal lima ratus pemilih. Kalau misalkan jumlah pemilihnya melebihi sepuluh ribu ya BPD bisa membentuk puluhan panitia untuk mengisi itu. Seperti di Desa Yosowilangun Kidul itu ada 21 TPS,” katanya kepada TribunJatim.com.

Baca juga: Minimalisir Persilisihan Pilkades, Pemkab Lumajang Terbitkan Perbup Pilkades Serentak

Menurutnya, kebutuhan anggaran pelaksanaan pilkades serentak tahun ini memakan biaya yang tidak sedikit.

Sebab, ada 32 poin kebutuhan yang harus disiapkan panitia. Salah satunya setiap TPS wajib menyediakan sarana dan prasarana sesuai standart protokol kesehatan.

"Mulai memastikan sarung tangan untuk setiap pemilih, face shield, masker, hand sanitizer, dan masih banyak lainnya," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Terakhir, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan audiensi bersama bupati. Pertemuan tersebut dilakukan untuk melaporkan biaya pelaksanaan pilkades dan akhir masa jabatan kades.

"Sekaligus nanti ada pengajuan biaya pemilihan. Kurang lebih total anggaran yang disediakan pemerintah saat ini sekitar Rp 4,7 miliar,” pungkasnya.

Berita tentang pilkades serentak

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved