Breaking News:

DPP dr Eko Yuli: Kemudahan dari BPJS Kesehatan Harus Kita Manfaatkan Secara Maksimal

BPJS Kesehatan diklaim mampu mempermudah dan memuaskan para peserta. dr Eko Yuli dari FTKP di Jalan Raya Kendalpayak 332 Pakisaji, Kabupaten Malang.

Editor: Hefty Suud
Istimewa/TribunJatim.com
dr Eko Yuli, Dokter Praktik Perorangan (DPP) yang bertempat di Jalan Raya Kendalpayak 332 Pakisaji, Kabupaten Malang. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG -  Sejak beroperasionalnya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan pada tahun 2014, lembaga ini telah mengeluarkan banyak inovasi yang diklaim mampu mempermudah dan memuaskan para peserta.

Hal senada juga disampaikan oleh Dokter Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Dokter Praktik Perorangan (DPP) Eko Yuli yang bertempat di Jalan Raya Kendalpayak 332 Pakisaji, Kabupaten Malang.

Dirinya menerangkan, 4.679 peserta yang terdaftar di fasilitas kesehatannya, selalu diedukasi hal BPJS Kesehatan beserta kemudahan-kemudahan yang ditawarkan.

Mulai dari pelayanan pendaftaran, pelayanan dokter, pengambilan obat sampai dengan pelayanan rujukan.

“Alhamdulillah dengan adanya BPJS yang mana mempunyai slogan ‘Gotong Royong Semua Tertolong’ ini membuat kami merasa satu frekuensi dengan BPJS Kesehatan dimana kami bisa mengakomodir peserta-peserta untuk melakukan pendaftaran. Tidak menampik fakta bahwa ada beberapa peserta yang kesusahan dalam mengoperasikan gadget, jadi kami bimbing pelan-pelan,” tutur dr Eko Yuli.

Ketika ditanya fitur apa yang paling disukai dari Mobile JKN, dr Eko Yuli menjawab fitur konsultasi dokter, karena menurutnya fitur ini bisa dipergunakan sebagai pemeriksaan secara online untuk menghindari kontak langsung, dimana saat ini sangat rawan karena pandemi virus Corona ( Covid-19)  belum berakhir.

 "Untuk pengambilan obat, bisa langsung ke apotik jejaring sesuai dengan resep yang telah diberikan dokter. Untuk pasien PRB, Prolanis atau penyakit akut lainnya bisa kami antarkan sampai ke rumah peserta,” ujar dr Eko Yuli

 Untuk antrian sendiri, DPP dr, Eko Yuli ini sudah menerapkan Pcare atau antrian online.

Memang benar bahwa peserta di DPP ini terbagi menjadi dua yakni peserta BPJS yang sudah terbiasa memakai Pcare dan juga peserta umum yang masih harus diedukasi lebih lanjut terkait kemudahan yang ada dalam Mobile JKN maupun pelayanan dari BPJS Kesehatan.

Dokter Eko Yuli juga menjelaskan bahwa ia mempunyai peserta prioritas.

Dimana yang termasuk kedalam peserta prioritas adalah lansia, anak dibawah 14 bulan, juga peserta dengan keadaan darurat, kecelakaan misalnya.

Walaupun ada dua macam peserta yakni peserta BPJS dan peserta umum, Ia mengklaim bahwa pelayanan yang Ia berikan tidak membedakan antar peserta. Pelayanan dokter maupun pelayanan obat semua dipukul sama rata.

Berita tentang BPJS Kesehatan

Berita tentang Malang

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved