Breaking News:

Berita Kota Batu

Kejari Batu Menangkan Permohonan Pembatalan Perkawinan Warga yang Mengaku Belum Pernah Kawin

Kejaksaan Negeri Batu memenangkan persidangan permohonan pembatalan perkawinan di Pengadilan Agama Klas IA Malang.

Penulis: Benni Indo | Editor: Yoni Iskandar
TribunJatim.com/Benni Indo
Kejaksaan Negeri Batu memenangkan persidangan permohonan pembatalan perkawinan di Pengadilan Agama Klas IA Malang. 

Laporan Wartawan TribunJatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, BATUKejaksaan Negeri Batu memenangkan persidangan permohonan pembatalan perkawinan di Pengadilan Agama Klas IA Malang.

Majelis Hakim Pengadilan Agama Klas IA mengabulkan permohonan pembatalan perkawinan yang diajukan oleh Tim Jaksa Pengacara Negara (JPN) Kejari Batu terhadap termohon berinisial P dan TS.

Putusan tersebut menambah daftar catatan positif setelah beberapa waktu yang lalu JPN Kejari Batu memenangkan gugatan terhadap Pemkot Batu di Dinas Pendidikan, Dinas PTSP dan Inspektorat Kota Batu terkait ijin operasional sekolah.

“Kali ini JPN Kejari Batu kembali memenangkan proses permohonan pembatalan perkawinan di Pengadilan Agama Klas IA Malang. Putusan tersebut dibacakan oleh Majelis Hakim pada Selasa, tanggal 29 Juni 2021 pukul 10.00 wib bertempat di pengadilan,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batu, Supriyanto, Rabu (30/6/2021).

Permohonan pembatalan perkawinan tersebut diajukan oleh Jaksa Pengacara Negara Kejari Batu berdasarkan UU No 16 Tahun 2004 tentang Kejakasaan, UU No 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan peraturan perundangan lainnya.

Baca juga: Datang ke Desa, Kejari Batu Ajak Masyarakat Paham Hukum Perdata

“Permohonan pembatalan perkawinan tersebut diajukan JPN atas nama pemerintah terhadap perkawinan yang dilakukan oleh Termohon I "P" dan Termohon II "TS" yang telah dilangsungkan dengan melanggar ketentuan hukum yang telah disyaratkan, sehingga untuk menjaga wibawa pemerintah dan mewujudkan ketertiban umum maka perkawinan tersebut dimohonkan pembatalan ke Pengadilan Agama Klas IA Malang,”urai Supriyanto.

Majelis hakim membatalkan perkawinan antara Termohon I dan Termohon II yang dilangsungkan di KUA Bumiaji, Kota Batu pada Senin 22 Februari 2016. Majelis hakim menyatakan Akta Nikah dan Kutipan Akta Nikah No: 0121/088/II/2016 tanggal 22 Februari 2016 yang diterbitkan oleh KUA Bumiaji, tidak berkekuatan hukum.

“Penegakan hukum bidang Perdata dan TUN oleh JPN Kejari Batu ini semoga bisa memberikan pelajaran bagi seluruh masyarakat Kota Batu untuk tidak bermain main dengan syarat dan ketentuan perkawinan, sehingga hak-hak warga masyarakat dijaga dan dilindungi pemerintah dengan baik,” tegasnya.

Permohonan pembatalan perkawinan ini berkaitan dengan sebuah kasus pidana yang telah divonis sebelumnya di Pengadilan Negeri Malang. Dijelaskan Supriyanto, awalnya Kejaksaan Negeri Batu melaksanakan penuntutan terhadap seorang terdakwa yang telah divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Kelas IA Malang Nomor: 413/Pid.B/2020/Pn.Mlg pada 30 September 2020.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved