Breaking News:

Berita Kota Batu

Pelaku Usaha Pariwisata di Kota Batu Diimbau Maksimal Terapkan Kebijakan Protokol Kesehatan

Pemerintah Kota Batu mengimbau para pelaku usaha pariwisata agar maksimal melaksanakan kebijakan protokol kesehatan.

Penulis: Benni Indo | Editor: Yoni Iskandar
TribunJatim.com/Benni Indo
Kepala Dinas Pariwisata, Arief as Siddiq tengah mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan 

Laporan Wartawan TribunJatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, BATUPemerintah Kota Batu mengimbau para pelaku usaha pariwisata agar maksimal melaksanakan kebijakan protokol kesehatan.

Kepala Dinas Pariwisata, Arief as Siddiq mengatakan, pihaknya tengah mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan tempat wisata di Kota Batu. Jika ada yang melanggar, maka akan ada sanksi yang diterima.

“Sanksi yang diberikan mulai dari teguran hingga penutupan izin. Saya meminta semua pelaku usaha mengikuti peraturan,” kata Arief as Siddiq, Rabu (30/6/2021).

Di tengah kasus penularan yang sedang naik, Pemkot Batu memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro. Sejauh ini, belum ada kebijakan baru dan khusus untuk dunia pariwisata. Kebijakan lama tetap dilaksanakan untuk mengantisipasi potensi penularan.

Beberapa kebijakan itu ialah kapasitas 50 persen, penyediaan fasilitas cuci tangan dan cek suhu hingga penjarakan di lokasi wisata. Arief juga mengatakan kalau dinas yang ia pimpin mengikuti peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, baik dari pusat maupun daerah.

“Pada prinsipnya, kami mengikuti regulasi yang ditetapkan. Kegiatan masyarakat juga sebaiknya mengikuti kebijakan pemerintah,” terangnya.

Secara umum, kondisi pariwisata di Kota Batu belum stabil. Meskipun sudah ada pengurangan kuota hingga 50 persen, jumlah pengunjung tidak sampai 50 persen.

“Misal di Selecta, dari kapasitas 50 persen, katakanlah 15 ribu tapi yang masuk hanya ratusan. Masih jauh dari kuota separoh,” katanya kepada TribunJatim.com.

Pun kamar-kamar hotel. Kondisinya tidak jauh berbeda, terutama hotel bintang tiga. Dikatakan Arief, okupansi hotel di Kota Batu masih jauh dari harapan, kecuali hotel-hotel bintang lima.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved