Berita Surabaya

IGD RSUD dr Soetomo Surabaya Penuh Jenazah Covid-19? Dokter Joni Mohon Masyarakat 'Disiplin Prokes'

Viral IGD RSUD dr Soetomo Surabaya penuh jenazah Covid-19. dr Joni Wahyuhadi SpBS (k) membenarkan: mohon disiplin protokol kesehatan.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Hefty Suud
Istimewa/TribunJatim.com
Tangkapan layar penuh jenazah Covid-19 yang diduga IGD RSUD dr Soetomo Surabaya. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sulvi Sofiana

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Beredarnya foto jenazah ditutupi perlak di selasar yang diduga IGD RSUD dr Soetomo Surabaya dibenarkan oleh Direktur RSUD dr Soetomo Surabaya, dr Joni Wahyuhadi SpBS (k). 

Dokter Joni mengungkapkan, foto tersebut merupakan kondisi IGD pada Rabu (1/7/2021).

Dikatakannya jenazah itu menunggu proses protokol pemulasaraan jenasah virus Corona ( Covid-19 ) memakan waktu 1,5 hingga dua jam per jenasah.

"Iya (gambar kondisi IGD), rogres penyakitnya cepat sekali, datang sudah dalam kondisi desaturasi. Bahkan ada yg meninggal di ambulan, kemarin sehari meninggal 27. Mohon masarakat disiplin protokol kesehatan,"ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (1/7/2021).

Baca juga: Menipis BOR RSUD dr Soetomo Surabaya, Disiapkan Ruang Baru untuk Pasien Covid-19 dan Non-Covid

Ungkap Dr Joni, kondisi tersebut tidak terjadi setiap harinya.

Hanya saja pada Rabu (1/7/2021), banyak pasien datang dalam kondisi parah.

"Iya, 27 yang meninggal itu total dengan yang dirawat di ruang isolasi. Tidak pernah seperti itu tahun lalu,"urainya.

Meskipun banyak pasien yang meninggal, dikatakan dr Joni kamar pasien Covid-19 masih dalam kondisi penuh. Bahkan pihaknya masih berusaha menambah kapasitas kamar. 

Berita tentang Surabaya

Berita tentang virus Corona

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved