Breaking News:

Berita Pemprov Jatim

Mayoritas Daerah di Jawa Timur Bakal Terapkan PPKM Darurat, Kecuali Dua Kabupaten Ini

Hampir seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur dipastikan bakal menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, sebagaimana upaya

TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak saat memberikan keterangan pers di Bakorwil Malang, Sabtu (10/4/2021). 

Reporter : Yusron Naufal Putra I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Hampir seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur dipastikan bakal menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, sebagaimana upaya yang saat ini diambil oleh Pemerintah. 

Sebab, mayoritas daerah di Jawa Timur masuk dalam kategori nilai assesment 3 dan 4 yang dalam ketentuannya harus menerapkan PPKM Darurat untuk penanganan Covid-19. 

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak mengatakan, Pemprov telah mengikuti rapat koordinasi bersama pemerintah pusat terkait arahan PPKM Darurat

"Hampir seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur, yang masuk ke assesment 3 dan 4, itu akan menerapkan PPKM Darurat. Dan Jatim hampir merata," kata Emil Dardak saat ditemui di Surabaya, Kamis (1/6/2021). 

Assesment itu merupakan penilaian yang memperhatikan di antaranya tren kasus per jumlah penduduk, BOR, tracing dan beberapa penilaian lainnya.

Dari data yang diungkap, hanya ada dua daerah di Jawa Timur yang belum menerapkan PPKM Darurat. Yaitu Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Sumenep. 

"Hampir di seluruh daerah di Jawa Timur, hanya beberapa yang tidak," tambahnya. 

Sebagai pemerintah daerah, Emil memastikan pihaknya bakal menjalankan penuh apa yang menjadi arahan pusat.

Apalagi, di PPKM kali ini tidak ada ruang diskresi dalam poin-poin aturannya. Hal itu menjadi pembeda dari PPKM yang sebelumnya diterapkan. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved