Breaking News:

Berita Pemprov Jatim

Mayoritas Daerah di Jawa Timur Bakal Terapkan PPKM Darurat, Kecuali Dua Kabupaten Ini

Hampir seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur dipastikan bakal menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, sebagaimana upaya

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak saat memberikan keterangan pers di Bakorwil Malang, Sabtu (10/4/2021). 

Hanya saja, Emil belum bisa merinci apa saja yang menjadi poin dari PPKM Darurat tersebut.

Namun, diantara sektor yang akan terkena adalah sosial budaya, pendidikan, dan perkantoran dan sebagainya. 

"Nunggu diumumkan Instruksi Mendagri. Cuma yang jelas, PPKM ini dibandingkan PPKM sebelumnya ini akan lebih ketat," terang mantan Bupati Trenggalek tersebut. 

Emil berharap, masyarakat Jawa Timur, semakin dapat meningkatkan kesadaran bahwa saat ini penanganan Covid-19 butuh ekstra. Peningkatan kedisiplinan harus terus diperhatikan. Apalagi, saat ini, tingkat kasus Covid-19 masih memprihatinkan.

Termasuk, menyukseskan vaksinasi yang saat ini terus digencarkan.

"Maka, mari kita kemudian bekerja sama mudah-mudahan ini adalah momen dimana kita bisa bener-bener mensukseskan upaya kita bisa mengurangi," ungkapnya. 

Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo mengumumkan PPKM Darurat yang akan diterapkan pada 3-20 Juli 2021. Presiden Jokowi mengatakan PPKM Darurat hanya akan berlaku di Jawa dan Bali.

"Setelah mendapatkan banyak masukan dari para menteri, para ahli kesehatan dan juga para kepala daerah, saya memutuskan untuk memberlakukan PPKM darurat sejak tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021 khusus di Jawa dan Bali," kata Jokowi dalam pernyataannya yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Kamis, (1/7/2021). 

Alasan pemerintah menerapkan PPKM Darurat selama kurang lebih dua pekan tersebut lantaran, laju penularan kasus Covid-19 di Indonesia saat ini sangat tinggi karena munculnya varian baru Virus Corona. 

"Seperti kita ketahui Pandemi Covid-19 dalam beberapa hari terakhir ini berkembang sangat cepat karena varian baru yang juga menjadi persoalan serius di banyak negara situasi ini mengharuskan kita mengambil langkah-langkah yang lebih tegas agar kita bersama-sama dapat membendung penyebaran Covid-19 ini," kata Jokowi.

Dengan diberlakukannya PPKM darurat tersebut, maka kata Jokowi aktivitas masyarakat akan dibatasi lebih ketat dari pada pembatasan yang sudah berlaku saat ini.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved