Berita Mojokerto

Belum Ditemukan Pembuang Bayi di Sungai Jatirejo, Polisi Kejar Pelaku dengan Libatkan 4 Bidan Desa

Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan pihaknya terus mencari pelaku pembuangan bayi di Sungai Sekunder.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Hefty Suud
thehits.co.nz via Tribunnews
ILUSTRASI - Bayi perempuan yang jasadnya ditemukan warga di aliran Sungai Sekunder, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Satreskrim Polres Mojokerto terus berupaya melakukan penyelidikan terkait kasus pembuangan bayi perempuan yang jasadnya ditemukan warga di aliran Sungai Sekunder, Dusun/Desa Mojogeneng, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan, pihaknya telah menerjunkan tim pemburu guna mencari keberadaan pelaku pembuang jasad bayi tersebut.

Selain itu, dia juga melibatkan bidan desa untuk memeriksa warga, khususnya wanita di sekitar lokasi kejadian yang terindikasi memiliki tanda-tanda usai melahirkan.

"Penyelidikan terkait kasus pembuangan bayi di Jatirejo terus berlanjut saat ini masih dalam proses pemeriksaan saksi-saksi," ungkapnya, Jumat (2/7/2021).

Baca juga: Bidan Desa Ungkap Bayi PR yang Ditemukan Warga Mojokerto Lahir Normal dan Ari-ari Sudah Terpotong

Andaru menjelaskan, pihaknya sudah memeriksa sebanyak 20 saksi yaitu sejumlah wanita di sekitar lokasi kejadian penemuan jasad bayi.

”Kami juga mengumpulkan warga di sana dan bersama empat bidan untuk memeriksa mereka saksi-saksi,” jelasnya.

Dia menduga keberadaan pelaku pembuang jasad bayi saat itu berada tidak jauh dari lokasi kejadian namun diduga telah kabur ke luar daerah.

Menindaklanjuti informasi petunjuk itu pihaknya menerjunkan tim khusus untuk melacak keberadaan pelaku hingga ke luar Jawa.

"Keberadaan pelaku masih nihil kita terus lakukan penyelidikan hingga menangkap pelakunya," ucap Andaru.

Baca juga: Maling Bobol Toko Perlengkapan Bayi, Curi Uang Modal Dagang Rp 52 Juta

Terhitung satu bulan, penyelidikan kasus pembuangan jasad bayi yang ditemukan warga di sungai Dusun/ Desa Mojogeneng, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto pada Senin (31/5/2021) hingga kini belum terungkap.

Saat ditemukan, jasad bayi perempuan itu dalam kondisi masih menempel ari-ari tali pusar yang mengapung di tepi sungai tersebut, sekitar pukul 06.30 WIB.

Berdasarkan hasil autopsi penyebab kematian bayi perempuan itu bukan karena tenggelam. Karena tidak ditemukan  organ paru-paru yang kemasukan air.

Kemudian, fakta lain jasad bayi malang ini juga ditemukan sejumlah bekas luka akibat kekerasan fisik pada bagian pipi kanan dan kiri rahang korban.

Sehingga, patut diduga kondisi bayi sudah meninggal sebelum dibuang oleh orang tidak bertanggung jawab di tepi Sungai Sekunder Desa Mojogeneng, Kecamatan Jatirejo

Berita tentang Mojokerto

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved