Breaking News:

Berita Jember

Dosen FISIP Tersangka Kasus Pencabulan Kini Mendekam di Lapas Kelas IIA Jember, Ini Alasannya

Dosen FISIP Universitas Jember yang menjadi tersangka pencabulan mendekam di Lapas Kelas IIA Jember. Begini kata Kejari Jember.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Hefty Suud
shutterstock via Banjarmasin Post
Ilustrasi - Dosen yang menjadi tersangka kasus pencabulan terhadap keponakan kini mendekam di Lapas Kelas IIA Jember. 

Laporan Waratwan Tribun Jatim Network, Sri Wahyunik

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - RH, Dosen FISIP Universitas Jember yang menjadi tersangka kasus pencabulan terhadap keponakan kini mendekam di Lapas Kelas IIA Jember, Jumat (2/7/2021).

Berpindahnya lokasi penahanan RH ini seiring pelimpahan tahap dua yang dilakukan penyidik Unit PPA Polres Jember ke jaksa penuntut umum Kejari Jember, Jumat (2/7/2021).

"Benar, hari ini kami menerima pelimpahan tahap dua yakni tersangka dan berkas perkara dugaan pencabulan dengan tersangka RH," ujar Kepala Seksi Intelijen yang juga Kepala Humas Kejari Jember Agus Budiarto.

Baca juga: Korban Pencabulan Guru Ngaji di Sidoarjo Laki-laki Semua, Didoktrin Asumsi Ngawur: Bekal Berkeluarga

Pelimpahan tahap dua tersebut berupa pelimpahan tersangka dan berkas perkara setelah perkara dinyatakan lengkap di tingkat penyidikan kepolisian.

Tahapan selanjutnya adalah tahapan penunjutan oleh JPU Kejari Jember.

Prosedur yang dilakukan JPU adalah pemeriksaan berkas, dan kesehatan tersangka.

Prosedur pemeriksaan tersangka dilakukan sebelum tersangka dititipkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember.

"Pemeriksaan kesehatan di masa pandemi saat ini ada tambahan tes swab Antigen. Kondisi RH sehat, dan sudah kami titipkan ke Rutan Kelas IIA Jember," lanjut Agus.

Baca juga: Pilu Gadis Tunawicara Korban Pencabulan Pria Nganjuk, Pelaku Kabur Kepergok Kakak Pulang Beli Es

Agus menambahkan, selanjutnya JPU akan membuat berkas dakwaan. Jika berkas dakwaan untuk RH lengkap, maka segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Jember.

"Kalau JPU punya waktu sampai 20 hari ke depan, namun semoga sebelum 20 hari berkas dakwaan sudah selesai dan bisa dilimpahkan ke PN Jember," tegas Agus.

RH merupakan seorang dosen di Universitas Jember yang dilaporkan oleh ibu keponakannya ke polisi atas dugaan tindak pencabulan. Keponakan RH masih berusia 16 tahun, atau masih anak. Dugaan pencabulan dilakukan di dalam rumah RH. Sang keponakan dititipkan oleh orang tuanya di rumah RH, selama menempuh pendidikan tingkat SMA di Jember.

Berita tentang Jember

Berita tentang kasus pencabulan

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved