Breaking News:

Berita Pasuruan

Gerak Cepat Isi Semua Kekosongan Jabatan, Gus Ipul Ajak ASN Kontribusi Wujudkan Kota Madinah

Kekosongan jabatan di level eselon III dan IV yang menjadi permasalahan Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan selama ini akhirnya terselesaikan

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Januar
TribunJatim.com/Galih Lintartika
Wali Kota Pasuruan Gus Ipul. 

Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur ini mengajak ASN untuk berjuang sekuat tenaga mewujudkan Kota Pasuruan menjadi Kota Madinah.

Baca juga: Tingkatkan Kemandirian Warga, SIG Melatih Ibu-ibu Menjahit untuk Tingkatkan Ekonomi Keluarga Mandiri

"Kota Madinah ini semacam menjadi pegangan bapak ibu semua. Jadi ASN harus bisa berkontribusi memajukan Kota Pasuruan," sambungnya.

Gus Ipul juga mengajak para ASN ini untuk bisa menghadirkan pemerintahan yang dinamis, dan pemerintahan yang baik.

"Mari hadirkan suatu pemerintahan yang bisa merespon perkembangan yang sangat cepat di luar sana, kompleks, dan tidak terduga," jelasnya.

Menurut dia, pemerintahan harus bisa menghadapi tantangan zaman yang sangat dinamis. Ada masalah, segera lakukan percepatan untuk menyelesaikan masalah.

"Sekali lagi saya tekankan, semangat kerjasama antar tim harus dimunculkan. Kurangi ego sektoral. Saya ingin semua ASN kompak satu tujuan untuk Kota Pasuruan," paparnya.

Gus Ipul juga menjelaskan, ASN yang dilantik ini adalah hasil dari penjaringan tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).

"Meski proses penjaringannya singkat, tapi saya pastikan semuanya melalui proses yang sehat, semuanya track sesuai dengan lintasannya," lanjut dia.

Dia menyebut, yang hari ini dilantik adalah ASN yang memenuhi ketentuan dan sesuai dengan kebutuhan yang ada.

"Mereka tercukupi kriterianya. Mulai jenjang karirnya, pengalaman, dan kompetensinya. Kami sudah melakukan mekanisme sehat, transparan dan objektif," tandasnya.

Terakhir, Gus Ipul mengajak semua ASN untuk mulai menginjak gas sebagai langkah percepatan pembangunan mewujudkan Kota Madinah.

"Namun, tetap saya sampaikan jangan abaikan protokol kesehatan (prokes) karena perkembangan kasus COVID-19 terus meningkat," pungkas dia. (lih)

Kumpulan berita Pasuruan terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved