Breaking News:

Berita Kota Madiun

Korem 081/DSJ Gelar Apel Persiapan PPKM Darurat di Madiun, Tambah Kekuatan Personel

Korem 081/DSJ menggelar apel persiapan PPKM Darurat di Madiun, tambah kekuatan personel untuk menahan lonjakan kasus Covid-19.

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com/Humas Kabupaten Madiun
Menjelang pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat Jawa-Bali yang dimulai pada 3 Juli hingga 20 Juli 2021, Korem 081/DSJ menggelar apel gelar pasukan di Stadion Wilis, Kota Madiun, Jumat (2/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rahadian Bagus

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Menjelang pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat Jawa-Bali yang dimulai pada 3 Juli hingga 20 Juli 2021, Korem 081/DSJ menggelar apel gelar pasukan di Stadion Wilis, Kota Madiun, Jumat (2/7/2021).

Apel dipimpin Irdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Arie Subekti, selaku inspektur upacara.

Apel dihadiri Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho, Bupati Madiun Ahmad Dawami, Wakil Wali Kota Madiun serta forkopimda kabupaten dan Kota Madiun

Menurut Irdam V/Brawijaya, apel gelar pasukan ini dalam rangka membackup PPKM Darurat.

Pihaknya akan melakukan penebalan pasukan atau penambahan kekuatan personel yang sudah ada selama ini. 

Mengenai teknisnya, kata Irdam, di setiap kabupaten dan kota akan ditambah kekuatan personel untuk mendukung program pelaksanaan PPKM Darurat ini.

Penegakan hukum akan dilaksanakan dengan tegas, namun humanis, persuasif dan terukur. 

“Tujuan PPKM Darurat untuk menahan lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi dengan target penurunan penambahan kasus konfirmasi harian kurang dari 10 ribu/hari, karena kalau kita lihat di berita-berita, kasus baru Covid-19 di Indonesia sudah pada posisi 21 ribu per hari,” jelas Irdam V/Brawijaya.

Baca juga: Kota Madiun Naik Jadi Zona Merah Covid-19, Pemkot Minta Seluruh Rumah Sakit Tambah Tempat Isolasi

Dalam PPKM Darurat ini, kata Irdam V/Brawijaya, ada empat kabuaten kota yang masuk dalam penanganan level 4, yakni Kabupaten dan Kota Madiun, Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Blitar.  Sedangkan sisanya melaksanakan penanganan Covid-19 pada level 3.

Sementara itu, Bupati Madiun, Ahmad Dawami, saat ditemui seusai mengikuti apel pasukan, mengatakan, pihaknya masih menunggu instruksi Mendagri.

Sebab, dalam instruksi Mendagri, terdapat petunjuk teknis secara lengkap, mana yang harus dibatasi dan yang diperbolehkan termasuk sanksi bagi pelanggar.

Berita tentang Kota Madiun

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved