Breaking News:

Berita Pasuruan

26,7 Persen Pedagang Pasar di Pasuruan Sudah Divaksin

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf mengatakan, jumlah pedagang yang sudah sivaksin mencapai 3747 orang. Jumlah tersebut masih 26,70 persen

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Yoni Iskandar
TribunJatim.com/Galih Lintartika
Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf saat memantau proses vaksinasi pedagang di Pasar Bangil. 

Laporan Wartawan TribunJatim Network, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf mengatakan, jumlah pedagang yang sudah melakukan vaksinasi covid-19 mencapai 3747 orang.

Jumlah tersebut masih 26,70 persen dari total sekitar 14 ribu sasaran pedagang di enam pasar di Kabupaten Pasuruan.

Pernyataan itu disampaikan Gus Irsyad, sapaan akrab Bupati Pasuruan saat meninjau vaksinasi pedagang di Pasar Bangil, Sabtu (3/7/2021).

"Kami akan terus genjot proses vaksinasi di lingkungan pasar. Kami akan dorong pedagang untuk mau divaksin sebagai ikhtiar mencegah penyebaran COVID-19," katanya kepada TribunJatim.com.

Gus Irsyad menegaskan, vaksinasi dilakukan untuk melindungi pedagang yang berjualan dan pembeli di pasar itu sendiri.

Menurut dia, pasar adalah tempat interaksi warga yang berpotensi menyebarkan virus corona. Di sisi lain, pasar adalah pusat perekonomian umay.

“Upaya penanganan akan terus kita lakukan, dengan menggencarkan program vaksinasi yang fokus menyasar pedagang pasar," katanya.

Gus Irsyad menegaskan, Pemkab Pasuruan tidak akan menutup aktivitas perekonomian di pasar tradisional. Ia meminta pedagang mendukung proses vaksinasi ini.

Baca juga: Tekan Penularan Covid-19, Istri Bupati Pasuruan Bagikan Peralatan Makan untuk Santri di Ponpes

“Kami tidak akan menutup pasar sebagai pusat ekonomi. Kami bisa memberikan vaksinasi, dan meminta pedagang patuh menerapkan protokol kesehatan," terangnya kepada TribunJatim.com.

Menurutnya, pedagang akan diberi vaksin sinovac. Vaksin ini dinyatakan halal dan aman untuk disuntikkan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria.

"Kalaupun ada kabar yang menyebut bahwa vaksin membahayakan bagi kesehatan, hal tersebut adalah hoaks atau tidak benar. Mari sukseskan vaksin," tutupnya.

Bewrita tentang bupati Pasuruan

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved