Breaking News:

Berita Gresik

Empat Tahun Perjuangkan  Kiosnya, Pedagang Pasar Baru Gresik Gelar Tasyakuran Bersama Tukang Becak

Kamisih (48), pedagang ayam potong dan daging di pasar Baru Gresik, Jalan Sindujoyo, Kecamatan Gresik, menggelar tasyakuran makan bersama tukang becak

Penulis: Sugiyono | Editor: Januar Adi Sagita
TribunJatim.com/ Sugiyono
TASYAKURAN - Kegiatan makan bersama pedagang pasar Baru Gresik dan tukang becak sebagai bentuk tasyakuran Kamisih atas kemenangan dalam mempertahankan kiosnya, Jumat (2/7/2021). 

Laporan wartawan TribunJatim Network, Sugiyono

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Kamisih (48), pedagang ayam potong dan daging di pasar Baru Gresik, Jalan Sindujoyo, Kecamatan Gresik, menggelar tasyakuran makan bersama tukang becak dan pedagang pasar, Jumat (2/7/2021).

Tasyakuran tersebut atas keberhasilannya mempertahankan kios yang dipindahkan dan dipotong oleh para tergugat. 

"Tasyakuran ini sebagai bentuk terimakasih atas dikabulkannya permohonan kios oleh Mahkamah Agung. Sebab selama hampir empat tahun proses gugatan ini berlangsung," kata Kamisih.

Tasyakuran tersebut bentuk kegemberiaan Kamisih, selama ini tidak bisa menikmati kiosnya yang dipindah dan dipotong luasnya akibat renovasi Pasar Baru Kota Gresik pada 2018. Sejak proses hukum berlangsung, tidak bisa menempati kios tersebut, sebab sudah rata dengan batu paving. 

"Alhamdulilah atas keputusan Mahkamah Agung. Saya tidak bisa berfikir banyak. Saya hanya bisa pasrah atas semua ini. Ujian berat ini berakhir dengan lancar," imbuhnya. 

Kuasa hukum Kamisih yaitu Khusdar, mengatakan, pihak tergugat yaitu UPT Pasar Baru Gresik,  Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskoperindag) serta Bupati Gresik sudah menerima putusan Mahkamah Agung, nomor 2312 K/Ptd/2020. Dari putusan tersebut MA telah mengabulkan permohonan penggugat dan pihak tergugat sudah menyetujui putusan MA.

"Tadi, di Pengadilan Negeri Gresik sudah ditandatangani Surat perjanjian esksekusi damai. Intinya, pihak tergugat menerima putusan Mahkamah Agung," kata Khusdar. 

Dalam surat perjanjian eksekusi damai tersebut, tergugat setuju pengembalian kios di tempat semula, seluas 30 meter persegi dengan panjang 7,5 meter dan lebar 4 meter persegi. "Selain itu, pihak tergugat juga menyetujui tidak akan menjual dan menyewakan lahan di sekitar kios penggugat," imbuhnya. 

Diketahui, gugatan tersebut didasari atas pemindahan kios dan pemotongan kios saat usai renovasi pasar baru Gresik pada 2018. Kios Kamisih asalnya luas 30 meterpersegi, ketika dipindah menjadi 16 meterpersegi. Padahal, kios tersebut hasil membeli dari pedagang seharga Rp 225 Juta. (ugy/Sugiyono). 

Baca juga: Patuhi PPKM Darurat, 17 KA di Daop 8 Batal Jalan, Humas KAI: Tiket Bisa Refund

Kumpulan berita Gresik terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved