Breaking News:

Berita Kediri

Kapolres Kediri Minta Tiga Pilar Tak Ragu Tegakkan Disiplin Masyarakat saat PPKM Mikro Darurat

Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono meminta tiga pilar utama Kepala Desa, Babinsa dan Babinkantibmas tak ragu tegakkan disiplin protokol kesehatan di

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/farid mukarrom
Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono saat memberikan arahan terkait PPKM Mikro Darurat di Pendapa Panjalu Djayati 

Reporter: Farid Mukarrom I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono meminta tiga pilar utama Kepala Desa, Babinsa dan Babinkantibmas tak ragu tegakkan disiplin protokol kesehatan di masyarakat.

Arahan Kapolres ini menyusul dengan pemberlakuan penegakkan disiplin masyarakat dalam PPKM Mikro Darurat di Kabupaten Kediri.

Saat ikuti rapat di Pendapa Panjalu Djayati, Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono tegas menyampaikan, bahwa seluruh penanganan Covid-19 ini tak akan berhasil jika di sektor hulu (Desa dan Kecamatan) tak bisa cegah pendisiplinan protokol kesehatan.

"Kegiatan hulu ini sangat penting, kalau tadi pak Kadinkes (dr Khotib) konsen dalam penanganan di hilir seperti obat-obatan dan penambahan bed untuk pasien Covid-19. Ini tak ada artinya kalau rekan rekan tak serius (Kades, Babinsa, Babinkamtibmas, Camat, Kapolsek dan Danramil red)," ucapnya.

Masih kata Lukman Cahyono bahwa ia menekankan kepada tiga pilar tingkat desa dan kecamatan untuk tak ragu tegakkan disiplin protokol kesehatan.

"Jadi jangan ragu lagi tegakkan disiplin protokol kesehatan. Jangan takut dengan komplain masyarakat, karena semua sudah jelas dasar hukumnya, mulai dari Mendagri, Gubernur dan Bupati juga ada," ujarnya.

Lukman Cahyono memahami dengan penegakan disiplin protokol kesehatan ini tak menutup kemungkinan akan terjadi penolakan dari masyarakat.

Sehingga ia meminta peran tiga pilar tingkat Desa dan Kecamatan bisa menjelaskan bahwa keputusan ini berlaku sampai tanggal 20 Juli.

"Nanti setelah tanggal 20 Juli pasti akan ada peningkatan perekonomian," tutur Kapolres Kediri.

Selain itu Lukman Cahyono juga meminta untuk penegakan disiplin dalam hal pembatasan kegiatan malam di masyarakat.

"Tempat usaha harus tutup di atas jam 20.00 WIB sudah tidak ada lagi masyarakat yang nongkrong," jelasnya.

Terakhir Lukman Cahyono meminta pihak Desa memperketat pengawasan di perbatasan wilayahnya.

"Ini harus jelas yang masuk desa sini siapa, seperti yang dulu pernah dilakukan yakni one get sistem. Ada beberapa jalan yang diportal. Walaupun menimbulkan kontra tetapi ini ada sisi positifnya," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved