Berita Gresik

Kepergok Curi Burung, 2 Pria Surabaya Dikejar, Motornya Ditendang dan Tersungkur, Gagal Pesta Miras

Kepergok curi burung, dua pria asal Surabaya dikejar warga, motornya ditendang hingga tersungkur di aspal, gagal pesta miras.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Willy Abraham
Dua pria asal Surabaya, Faisol (24) dan Hasbi (31) mendapat bogem mentah dari warga akibat mencuri burung di Gresik, Sabtu (3/7/2021).  

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Dua pria asal Surabaya ini mendapat bogem mentah dari warga akibat mencuri burung.

Keduanya adalah Faisol (24) warga Sidodadi, Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto, Surabaya, dan temannya yang masih satu kampung, Hasbi (31).

Niat hati uang hasil mencuri burung warga untuk menenggak minuman keras sirna, setelah aksi mereka di Jalan Veteran Tirta Gresik, Minggu (27/6/2021) lalu kepergok warga.

Awalnya, dua pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai pengantar air galon isi ulang itu berboncengan sepeda motor berputar-putar mengelilingi Kota Santri hingga dini hari.

Dalam perjalanan pulang ke Surabaya, Hasbi melihat ada sangkar burung tergantung di dalam pagar teras rumah warga.

Merasa mendapat mangsa, mereka berbagi tugas.

Faisol menunggu di atas motor sambil memantau keadaan. Sedangkan Hasbi sebagai eksekutor.

Hasbi mengambil 3 sangkar berisi burung lalu membawanya pergi.

Aksinya tidak berjalan mulus, ia kepergok warga. Teriakan maling warga membuat kedua pelaku kabur secepat kilat.

Begitu sampai di depan Stadion Gelora Joko Samudro, pelaku membuang ketiga sangkar burung tersebut.

Apes, kelihaiannya melarikan diri kalah cepat dengan warga yang mengejarnya.

Mendekati Masjid Barata, para pelaku berhasil dipepet warga dan motornya ditendang hingga tersungkur di aspal.

Mereka pun sempat dihadiahi bogem mentah warga.

Polisi yang sedang patroli menarik kedua pelaku dari amukan massa dan menyeretnya ke Mapolsek Kebomas untuk menjalani proses hukum.

Baca juga: Hari Pertama PPKM Darurat di Gresik, Kapolres Ajak Semua Elemen Turunkan Angka Penularan Covid-19

Belakangan diketahui ketiga sangkar burung tersebut berisikan 9 burung jenis perkutut, mantenan dan tekukur milik SUS (45) laki-laki pedagang burung.

"Kedua pelaku kini ditetapkan sebagai tersangka meringkuk di balik jeruji besi," ungkap Kapolsek Kebomas, AKP I Made Jatinegara mewakili Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto, ketika dikonfirmasi, Sabtu (3/7/2021).

Made menjelaskan, tersangka kerap beraksi di malam hari. Modusnya keliling tidak jelas mencari sasaran empuk lalu digasak.

Diperoleh informasi bahwa kedua maling burung ini akan menggunakan hasil curiannya untuk modal pesta minuman keras di Surabaya.

AKP I Made Jatinegara mengimbau masyarakat agar hati-hati, mewaspadai lingkungan masing-masing.

Kedua tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Diancam hukuman di atas lima tahun penjara.

Berita tentang Gresik

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved