Breaking News:

Berita Pasuruan

Penyidikan Belum Tuntas, Penyidik Perpanjang Masa Tahanan Tersangka Kasus BOP Madin dan Ponpes

Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan menambah masa penahanan lima tersangka kasus dugaan pemotongan BOP Pondok Pesantren (Ponpes) dan Madrasah Diniyah (Madi

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Yoni Iskandar
(Surya/Galih Lintartika)
Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan Wahyu Susanto. 

Laporan Wartawan TribunJatim Network, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan menambah masa penahanan lima tersangka kasus dugaan pemotongan BOP Pondok Pesantren (Ponpes) dan Madrasah Diniyah (Madin).

Korps Adhyaksa terpaksa menambah masa tahanan untuk lima tersangka ini, karena masa tahanan 20 hari sebelumnya sejak dimulainya penyidikan belum mencukupi bagi penyidik.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan Wahyu Susanto mengatakan, pihaknya memperpanjang masa penahanan lima tersangka untuk 40 hari ke depan. "Proses penyidikan belum tuntas,' katanya, Sabtu (3/7/2021).

Wahyu menerangkan, perpanjangan masa penahanan lima tersangka ini akan dimaksimalkan untuk melengkapi berkas perkara penyidikan yang belum tuntas hingga hari ini.

"Kami masih memerlukan waktu untuk mengurai perkara itu secara runtut. Kami akan melakukan pendalaman lagi dengan melakukan pemanggilan dan pemeriksaan saksi-saksi pendukung," tandasnya.

Baca juga: Kejari Bongkar Peran MF, Hingga Jatah Dalam Kasus Dugaan Pemotongan BOP Madin

Wahyu menegaskan, proses tetap berjalan. Hanya saja, penyidik perlu waktu tambahan untuk menuntaskan berkas pemeriksaannya. "Kami akan kebut di sisa waktu yang ada," papar dia kepada TribunJatim.com.

Kelima tersangka yang ditahan Kejari Kota Pasuruan adalah SK, AS, dan AW yang diduga terlibat dalam kasus pemotongan BOP untuk Ponpes.

Dua tersangka lain, RH dan FQ yang diduga terseret kasus pemotongan BOP untuk Madin. Dalam perkembangan kasus BOP Madin, Kejari juga menetapkan tersangka baru MF, Plt Kepala Kemenag Kota Pasuruan.

Berita tentang Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved