Breaking News:

Berita Malang

22 Kampung Tematik di Kota Malang Tutup Selama PPKM Darurat, Ada yang Buka Hanya Melayani Belanja

22 kampung tematik di Kota Malang tutup sementara imbas PPKM Darurat. Kunjungan wisata tidak diperbolehkan, beberapa hanya melayani kegiatan belanja.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Sylvianita Widyawati
Kampung tematik untuk edukasi ikan nila merah masih buka selama PPKM Darurat namun hanya untuk berjualan ikan. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim, Sylvianita Widyawati

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - 22 kampung tematik di Kota Malang yang yang ditutup sementara selama pelaksanaan PPKM Darurat sampai 20 Juli 2021.

Hal itu disampaikan oleh Ki Demang, Ketua Forum Komunikasi Kelompok Sadar Wisata Kampung Tematik Kota Malang.

Dengan penutupan sementara, maka tidak boleh ada kunjungan wisata.

Namun ada beberapa kampung tematik tetap buka untuk melayani kegiatan belanja.

Seperti di kampung tematik Sanan dimana ada penjualan kripik tempe.

Begitu juga kampung keramik Dinoyo masih berjualan.

Juga di kampung nila slilir di Bakalan Krajan Sukun masih buka namun hanya untuk penjualan ikan.

Baca juga: Hari Pertama PPKM Darurat Kota Malang, 14 Kafe dan Warung Layani Dine In Dibubarkan Tim Opsgab

"Di kampung tematik Ki Ageng Gribik hanya boleh untuk ziarah, untuk wisata tidak boleh," jelas Ki Demang pada suryamalang.com, Minggu (4/7/2021). Menurutnya, Forkom Pokdarwis Kota Malang mematuhi SE Walikota Malang Nomor 35 tahun 2021 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Covid 19.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved