Breaking News:

Berita Kabupaten Mojokerto

Alasan Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto Hentikan Sementara Pelayanan Adminduk Tatap Muka

Alasan Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto menghentikan sementara pelayanan administrasi dan kependudukan secara tatap muka.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Dwi Prastika
Surya/Mohammad Romadoni
Tampak lengang, tidak ada aktivitas di dalam Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Jalan RA Basoeni, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, 2020. 

Reporter: Mohammad Romadoni | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Mojokerto menutup sementara pelayanan administrasi dan kependudukan (adminduk) secara tatap muka, menyusul adanya pegawai yang terkonfirmasi positif Covid-19 (virus Corona).

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto, Bambang Wahyuadi menjelaskan pihaknya terpaksa meniadakan pelayanan adminduk secara tatap muka lantaran seluruh pegawai dilakukan tes swab massal guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 klaster perkantoran. Karena sebelumnya ada satu pegawai Dispendukcapil yang terpapar virus Corona.

"Kita meniadakan pelayanan secara tatap muka, sehingga untuk sementara dilakukan secara online karena adanya keterpaparan Covid-19 itu, namun kita sudah lakukan swab massal sebanyak 55 orang dan menunggu hasilnya," ungkapnya saat dikonfirmasi TribunJatim.com, Minggu (4/7/2021).

Bambang mengatakan, jika situasi kondusif pihaknya akan mengupayakan pelayanan adminduk dapat segera kembali normal, pada Senin (5/7/2021) besok.

Sedangkan, pelayanan secara online tetap berjalan Sabtu dan Minggu, namun hanya melayani beberapa administrasi, seperti surat kematian dan kelahiran.

"Kita buka kembali pelayanan adminduk online maupun tatap muka secepatnya, untuk perekaman dan ligalisir saja dilakukan secara tatap muka," jelasnya.

Baca juga: Wali Kota Ning Ita Ungkap Mekanisme PPKM Darurat di Kota Mojokerto, Tempat Ibadah Diperbolehkan

Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto memiliki pelayanan online melalui WhatsApp (WA) di antaranya Pos Ketanmu atau pelayanan online sistem kependudukan tanpa ketemu, nantinya pemohon melalui layanan online dan hasilnya akan dikirim melalui jasa pengiriman, sehingga tidak perlu mengambil dokumen di Kantor Dispendukcapil.

"Pelayanan Pasukan Balaputra Kita yang beri layanan khusus akta kelahiran dan KIA. Pelayanan Motor Sakti terkait layanan administrasi akta kematian, dan program Sinden pengambilan KK, e-KTP langsung jadi," pungkasnya.

Berita tentang Kabupaten Mojokerto

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved