Breaking News:

Berita Surabaya

Hari Kedua PPKM Darurat di Surabaya Terpantau Lengang, Polisi: Ratusan yang Diputar Balik

Hari kedua penerapan PPKM Darurat di Surabaya terpantau lengang, Polisi: Sudah ratusan yang diputar balik.

Penulis: Samsul Arifin | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Samsul Arifin
Penyekatan kendaraan dalam penerapan PPKM Darurat di Bundaran Waru masuk Surabaya, Minggu (4/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Di hari pertama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat di Surabaya, banyak pengendara yang diminta putar balik oleh petugas kepolisian.

Dikatakan Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Teddy Chandra, hal ini disebabkan banyak yang belum tahu tentang aturan PPKM Darurat. 

"Hari pertama masih banyak yang kita putar balikkan karena mungkin kurang informasi. Tapi, pantauan hari Minggu, hari kedua PPKM lebih landai dan pantauan kami di dalam kota untuk arus lalu lintas bisa dibilang landai. Sudah ratusan yang diputar balik dari yang diperiksa," tuturnya, Minggu (4/7/2021).

Sementara itu, pihaknya juga tidak dapat menerapkan pemadaman penerangan jalan. Karena, ditakutkan ada kecelakaan.

Selain itu, dalam surat edaran Pemkot Surabaya sendiri, masih ada beberapa tempat yang diperbolehkan beroperasi. 

"Kita evaluasi dulu, karena masih ada aktivitas yang diperkenankan. Malang dan Surabaya kan berbeda. Aktivitasnya berbeda, jumlah kendaraannya berbeda, ruas jalannya berbeda, itu harus kita evaluasi," katanya.

Namun, Teddy mengatakan, pihaknya memiliki sejumlah solusi untuk meminimalisir mobilitas masyarakat. Salah satunya melakukan penyekatan.

Baca juga: Kematian Akibat Covid-19 di Surabaya Meningkat Sebulan Terakhir, Pemkot Siapkan Peti Mati Pemakaman

Teddy menambahkan, pihaknya telah memiliki pos pembatasan mobilitas di wilayah kota yang kerap dipadati masyarakat. Ke depan, pihaknya berencana menambah pos pembatasan mobilitas ini.

"Solusinya kita lakukan penyekatan untuk meminimalisir mobilitas. Untuk wilayah hukum Polrestabes pos pengendalian ada satu. Kemudian untuk pos pembatasan mobilitas ada tiga di Pemuda, Tunjungan, dan Darmo. Bisa ditambah. Kita evaluasi tiga hari ini, bila diperlukan akan ditambah," lanjut Teddy.

Sementara terkait dengan pos penyekatan di Bundaran Waru, tepatnya di depan City of Tomorrow Mall (Cito) Mall, Teddy mengatakan di hari kedua terpantau lengang.

Sementara itu, PPKM Darurat di Surabaya digelar untuk menekan penyebaran Covid-19 (virus Corona) yang dimulai pada 3-20 Juli 2021.

Berita tentang Surabaya

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved