Breaking News:

Berita Kota Batu

PPKM Darurat di Kota Batu, Dinas Pariwisata Tunda Perhelatan Tour Virtual Gowes Wisata Nasional

Penerapan PPKM Darurat di Kota Batu membuat Dinas Pariwisata terpaksa menunda perhelatan Tour Virtual Gowes Wisata Nasional.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
Surya/Haorrahman
ILUSTRASI - Para pembalap dalam etape kedua International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) memasuki finish, Kamis (26/9/2019). 

Teknis pelaksanaan diatur dalam Inmendagri Nomor 15 Tahun 2021.

Segala aktivitas yang berpotensi menimbulkan kerumunan harus ditiadakan sepanjang PPKM Darurat.

Diterangkan Arief, ada sekitar 500 peserta yang telah mendaftar kegiatan bersepeda tersebut.

Baca juga: Sepanjang PPKM Darurat di Kota Batu, Petugas Gabungan Periksa Kendaraan Masuk Kota dengan Ketat

Penundaan acara itu dikatakan Arief dapat dimengerti oleh para peserta yang telah mendaftar.

"Sebenarnya untuk persiapan menuju event tersebut sudah sangat matang, tinggal menunggu waktu saja. Akan tetapi, ketika waktu penyelenggaraan sudah dekat, kasus Covid-19 sedang tinggi-tingginya, lalu diberlakukan PPKM Darurat,” tutur Arief.

Dengan adanya penundaan tersebut, saat ini pihaknya memilih untuk bersabar hingga situasi memungkinkan. Serta menginformasikan kepada para peserta, jika event tersebut ditunda hingga kondisi benar-benar memungkinkan untuk melaksanakan kegiatan. Sehingga kepentingan dan keselamatan bersama harus diutamakan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batu, Ony Ardianto dalam keterangan resmi menjabarkan kasus penularan Covid-19 di Kota Batu terus mengalami peningkatan. Per 4 Juli 2021, ada tambahan 23 orang yang baru saja terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief as Siddiq, Minggu (4/7/2021).
Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief as Siddiq, Minggu (4/7/2021). (Tribun Jatim Network/Benni Indo)

Angka kesembuhan di hari yang sama lebih tinggi, yakni 24 orang. Sedangkan angka kematian tercatat ada 150 orang. Dengan 83 orang lainnya berstatus aktif.

“Status risiko wilayah Kota Batu berdasarkan indikator Bersatu Lawan Covid (BLC) ada di zona oranye atau risiko sedang. Status risiko wilayah berdasarkan okupansi tempat tidur perawatan, ada di zona merah atau risiko tinggi,” kata Oni, Minggu (4/7/2021).

Jumlah penerimaan vaksin di Kota Batu mencapai 61.140 dosis. Cakupan vaksin dosis pertama sebanyak 116.68 persen, sedangkan vaksin dosis kedua sebanyak 56.60 persen. Persentase total divaksin berdasar penerimaan vaksin sebanyak 71.17 persen per 4 Juli 2021.

Berita tentang Kota Batu

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved