Breaking News:

Suami Nafsu Perkosa ABG di Odong-odong hingga Hamil, Tak Bisa Tahan Hasrat Meski Istri Baru Lahiran

Si suami nekat mengajak ABG berhubungan intim hingga hamil, di atas odong-odong, yang biasa ia pakai bekerja.

Penulis: Ani Susanti | Editor: Sudarma Adi
KOMPAS.com/Slamet Priyatin
ILUSTRASI Odong-odong - Baru-baru ini ABG diperkosa oleh pria yang istrinya baru melahirkan. 

Sembari menunggu korban datang, ketiga tersangka sudah berada di kos harian tersebut. 

Tersangka Gayub duduk diatas kursi menunggu korban.

"Dalam kasus ini, mereka sudah merencanakan sejak awal. Salah satu pura-pura dipijat. Sedangkan lainnya menunggu dalam lemari," kata Kapolsek Gubeng Kompol Akay Fahli, kemarin Jumat (18/6/2021).

Baca juga: Tragedi Anniversary, Gadis Diperkosa Pacar saat Lebaran, Pondok Kopi Saksi Bisu, Pilu Fisik Korban

Dalam perjanjian di percakapan aplikasi, Gayub meminta NH untuk memijat dengan tarif Rp 250 ribu per 90 menit. 

Sementara tersangka Farchan yang membayar kamar kos seharga Rp 75 ribu per tiga jam. 

Selang beberapa menit kemudian, korban tiba di lokasi dengan diantar oleh suaminya L.

Setelah berbincang beberapa saat, korban mulai memijat tersangka Gayub. 

"Namun, selang 30 menit tepatnya pukul 00.30, tersangka meminta korban beristirahat. Gayub duduk di kursi, sementara korban duduk di ujung ranjang sambil berbalas pesan dengan suaminya," lanjut Akay.

Baca juga: Mau ke Kebun, Bocah Dirudapaksa Pria Tetangga di Depan 2 Anak Pelaku, Organ Intim sampai Robek

Saat itu, NH dikagetkan dengan suara keras dari lemari. 

Lalu NH mendapati tersangka Farchan dan Mario keluar dari lemari itu. 

Tersangka Mario langsung membekap mulut dan memeluk tubuh korban dengan kencang sedangkan Gayub memegang kaki dan tangan korban.

Karena kehabisan nafas, korban tak berdaya dan pingsan.

Dengan kondisi lemas itu, ketiga tersangka secara bergantian melakukan aksi bejatnya terhadap korban. 

"Puas menyetubuhi korban hingga pingsan, mereka satu persatu keluar dari kamar kos," lanjut Akay.

Baca juga: Siswi MTS Dirudapaksa Bergilir 2 Pria Pulau Masalembu Sumenep, Kejadian Digerebek Warga Setempat

Saat kabur, para tersangka juga sempat membawa HP dan uang korban senilai Rp 40 ribu yang disimpan dalam dompet.

Meski para tersangka keluar kamar, suami korban masih belum menyadari peristiwa itu. 

Dia baru masuk ke kamar setelah waktu pijat sudah habis.

"Akhirnya suami korban memberanikan diri untuk masuk kedalam kamar dengan didampingi penjaga kos. Saat membuka pintu, suami korban mendapati istrinya sudah tergeletak tidak sadarkan diri diatas kasur," terang alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2009 itu.

Baca juga: Rudapaksa Penjaga Warung Kopi di Bawah Umur, Pria di Probolinggo Dibekuk Polisi

Suami korban sontak panik dan berupaya membangunkan istrinya itu. 

Dia juga geram saat mendapati luka memar di wajah dan punggung istrinya.

Bahkan, hidung korban juga mengeluarkan darah akibat bogem mentah dari para tersangka. 

Tidak berselang lama, korban akhirnya tersadar sambil menangis.

Setelah mendengarkan cerita singkat dari sang istri, L langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Gubeng.

"Usai melakukan pemerkosaan itu, tersangka Farchan bersembunyi di tempat kerjanya di sebuah warung kopi Jalan Teratai, Tambaksari. Dari keterangannya, kami amankan dua tersangka lain di rumahnya masing-masing," tandas Akay.

Baca juga: Terjawab Sebab Bapak Satu Anak di Malang Peras PSK yang Dikenal Via Twitter, Korban Juga Dirudapaksa

Sementara itu, Gayub yang memiliki ide itu mengaku tidak merencanakan aksinya.

Namun, fakta menunjukkan jika ketiganya merencanakan aksi itu sejak dari rumah.

"Spontan saja. Waktu di hotel itu mau nobar bertiga. Langsung saya pesan Michat," akunya.

Akibat perbuatannya itu, ketiga pemuda tersebut kini mendekam ditahanan Mapolsek Gubeng Surabaya.

Sementara handpone korban laku dijual seharga satu juta rupiah dan uangnya untuk foya-foya.

Berita lain terkait kasus pemerkosaan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved