Breaking News:

Berita Bojonegoro

Belasan Warkop dan Kafe di Bojonegoro Disegel, Kapolres: Bandel Saat PPKM Darurat

Belasan warkop dan kafe di wilayah Bojonegoro mendapatkan penindakan tegas dari kepolisian. (PPKM) Darurat, di hari kedua Minggu (4/7/2021), malam.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Yoni Iskandar
istimewa
Petugas gabungan saat menindak warung dan kafe di Bojonegoro yang melanggar PPKM darurat, Minggu (4/7/2021) 

Laporan Wartawan TribunJatim Network, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Belasan warkop dan kafe di wilayah Bojonegoro mendapatkan penindakan tegas dari kepolisian.

Tindakan tegas berupa penyegelan diambil saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, di hari kedua Minggu (4/7/2021), malam.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, petugas menyegel warkop dan kafe karena melanggar Instruksi Mendagri nomor 15 tahun 2021 tentang PPKM Darurat yang dimulai 3-20 Juli.

Mereka melanggar poin pelaksanaan kegiatan makan/minum ditempat umum baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mall, hanya menerima delivery/take away dan tidak menerima makan ditempat (dine-in). Selain itu tidak menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Para pemilik warung dan kafe melanggar PPKM Darurat, kita sudah ingatkan melalui sosialisasi langsung dan media sosial juga. Ada 15 yang kita segel dipasang garis polisi, baik di kota maupun kecamatan lain," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Pandia menjelaskan, ada empat titik pada penindakan PPKM hari kedua, yaitu Kota Bojonegoro, Kecamatan Kapas, Kecamatan Dander dan Kecamatan Kalitidu.

Petugas gabungan juga melakukan penindakan terhadap warga yang tidak menggunakan masker, dengan melakukan tipiring berdasarkan Perda Provinsi Jatim No. 2 tahun 2020 tentang tentang penyelenggaraan ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.

Sedangkan untuk pemilik kafe, karyawan dan pengunjung dilakukan swab antigen guna mengetahui kondisi.

Baca juga: Upayakan Menuju Zona Hijau Covid-19, Polres Bojonegoro Tingkatkan Kampung Tangguh dan PPKM

Hal itu dilakukan mengingat saat ini wilayah Bojonegoro kasus Covid-19 mulai merangkak naik.

"Kita harap masyarakat, pelaku usaha bisa menjalankan aturan PPKM darurat. Ini demi memutus mata rantai penyebaran virus agar perekonomian kembali membaik," pungkasnya.

Adapun dalam patroli skala besar ini Petugas gabungan melibatkan TNI-Polri, Satpol PP, Disnas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Rmuah Sakit Bhayangkara dan Dinas Pemadam Kebakaran.

Berita tentang Polres Bojonegoro

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved