Breaking News:

Berita Pasuruan

Dinyinyiri di Medsos Ketegasan Forkopimda Kota Pasuruan Sidak PPKM Darurat, Gus Ipul: Itu Sepotong

Video penertiban PPKM Darurat yang dilakukan jajaran Forkopimda Kota Pasuruan viral di mesos, dinyiyiri. Begini kata Wali Kota Saifullah Yusuf.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Galih Lintartika
Tangkapan layar video viral Gus Ipul, Kapolres, Dandim obrak warung saat penerapan PPKM Darurat. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Sebuah video berisi ketegasan jajaran Forkopimda Kota Pasuruan dalam menerapkan PPKM Darurat beredar luas di masyarakat.

Banyak yang mendukung aksi tegas ini, tapi ada juga yang menolak dengan nyinyir di media sosial (medsos).

Namun ada beberapa fakta yang sebenarnya terjadi di balik video viral di medsos itu.

“Itu kan yang dilihat sepotong. Tapi di balik itu sebenarnya ada Pak Dandim yang terpaksa harus memberi uang pada para pemilik warung pasca kejadian itu,” kata Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menjelaskan apa yang terjadi saat sidak penerapan PPKM Darurat hari pertama kemarin.

Baca juga: Kewalahan Tangani Covid-19, Kota Pasuruan Rekrut Relawan Tenaga Kesehatan

Dandim, kata Gus Ipul, saat itu langsung merogoh saku mengeluarkan uang dan mengganti alias membayar semua makan dan minum para warga yang diobrak untuk meninggalkan warung.

“Saat itu banyak yang tidak bayar. Kasihan sama pemilik warung akhirnya Pak Dandim yang bayari,” kata Gus Ipul, Senin (5/7/2021).

Pasalnya, sesuai ketentuan PPKM Darurat yang tertuang dalam instruksi Mendagri nomor 115 tahun 2021 menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo maka warung harusnya hanya buka sampai jam 20.00 malam.

Warung harusnya juga tidak melayani makan di tempat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved