Breaking News:

Berita Bojonegoro

Ingatkan Prokes Saat PPKM Darurat, Polres Bojonegoro Arak Keranda Mayat dan Pocong

Berbagai cara untuk menekan penyebaran virus corona terus dilakukan semua pihak.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/sudarsono
Sat Binmas Polres Bojonegoro mensosialisasikan bahaya covid-19 dengan mengarak keranda dan pocong, Senin (5/7/2021) 

Reporter: Mochamad Sudarsono I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Berbagai cara untuk menekan penyebaran virus corona terus dilakukan semua pihak.

Seperti yang dilakukan oleh Polres Bojonegoro, di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, mulai 3-20 Juli.

Anggota Sat Binmas mengarak keranda mayat di atas mobil dan terdapat pocong yang ditempelkan di depan kaca mobil operasional, saat mensosialisasikan penggunaan masker.

Keranda dan pocong itu diarak menyusuri jalan protokol Kota Bojonegoro, Pasar Kota, Alun-alun dan tempat perbelanjaan modern/supermarket.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia melalui Kasat Binmas, AKP Sujono mengatakan, sosialisasi menggunakan pocong dan keranda mayat bertujuan untuk memberikan syok terapi.

Selian itu bertujuan untuk mengingatkan kepada masyarakat yang masih acuh dalam menggunakan masker dan berkerumun.

Terlebih tingkat kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes) mulai menurun.

"Masyarakat diharapkan sadar betapa bahayanya wabah Covid-19, apalagi ada varian baru dari India yang dapat menyebabkan kematian. Tetap prokes demi mencegah penyebaran virus corona," kata AKP Sujono kepada wartawan, Senin (5/7/2021).

Kasat Binmas beserta anggota tidak lupa mengingatkan masyarakat agar selalu mengenakan masker saat beraktivitas di luar.

Selain itu memberikan imbauan kepada pelaku usaha warung makan, warung kopi dan kafe untuk tidak melayani makan/minum di tempat selama PPKM Darurat.

Keranda mayat yang diarak bertuliskan "OJO RONO RENE NDEK OMAH WAE NEK ORA PENGEN NUMPAK KENE", (jangan kesana-kesini di rumah saja jika tidak ingin naik sini, red). 

"Angka covid-19 masih tinggi, ini cara kita untuk mengingatkan kepada masyarakat, agar mematuhi PPKM Darurat yang diberlakukan," pungkas mantan Danki 3 Batalyon C Pelopor Bojonegoro Satbrimob Polda Jatim.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved