Breaking News:

Berita Jatim

PT KAI Daop 7 Madiun Mulai Sediakan Layanan Vaksinasi Covid-19 untuk Calon Penumpang

Dukung program pemerintah, PT KAI Daop 7 Madiun mulai sediakan layanan vaksinasi Covid-19 untuk calon penumpang di stasiun kereta api.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
ILUSTRASI - PT KAI Daop 7 Madiun Mulai Sediakan Layanan Vaksinasi Covid-19 untuk Calon Penumpang. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun membuka layanan vaksinasi Covid-19 (virus Corona) bagi calon penumpang kereta api.

Dalam tahap awal, layanan vaksinasi Covid-19 tersebut dibuka di Stasiun Besar Madiun, dan secara bertahap akan dibuka di sejumlah stasiun besar lain pada waktu tertentu di wilayah Daop 7 Madiun.

Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko mengatakan, fasilitas layanan vaksinasi Covid-19 yang dibuka PT KAI Daop 7 Madiun bekerja sama dengan Dinas Kesehatan TNI Angkatan Darat di Madiun.

Langkah tersebut dilakukan dalam upaya mendukung program pemerintah untuk pencegahan penyebaran Covid-19, khususnya di sektor transportasi.

"Sekaligus itu merupakan langkah untuk memastikan keamanan, keselamatan, dan kesehatan para calon pengguna kereta api jarak jauh (KAJJ) wilayah Daop 7," kata Ixfan Hendriwintoko dalam rilisnya, Senin (5/7/2021).

Lebih lanjut Ixfan menjelaskan, kegiatan vaksinasi di stasiun kereta api di Madiun tersebut dapat diikuti peserta yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Yakni berusia 18 tahun ke atas, belum pernah mendapatkan vaksin dosis pertama, menunjukkan kode booking yang sudah dibayar atau tiket kereta api jarak jauh yang berlaku, memiliki KTP (NIK diperlukan untuk pendataan dan sertifikasi vaksin), datang paling lambat H-1 sebelum jadwal keberangkatan KA, calon penumpang dalam kondisi sehat dengan memiliki suhu tubuh normal yakni tidak lebih dari 37,5 derajat celsius.

"Khusus bagi ibu hamil bisa mendapatkan vaksin setelah mendapat penjelasan dari petugas kesehatan dan bersedia atas pilihannya untuk divaksin Covid-19," ucapnya.

Baca juga: Konsumsi Oksigen Medis di RSUD Kota Madiun Naik 30 Persen dalam Sepekan Terakhir

Diharapkan, melalui layanan vaksinasi di stasiun kereta api tersebut, dapat membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19, dan dapat memastikan penumpang kereta yang melakukan perjalanan adalah penumpang yang telah melakukan vaksin dan bebas Covid-19.

PT KAI Daop 7 Madiun sendiri telah melakukan penyesuaian regulasi persyaratan keberangkatan penumpang kereta api pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat.

Pada masa PPKM Darurat di Jawa dan Bali yang telah ditetapkan mulai 3-20 Juli 2021, para calon penumpang KAJJ diwajibkan melampirkan surat keterangan bebas Covid-19 hasil pemeriksaan RT-PCR dengan hasil negatif yang berlaku 2x24 jam. Atau membawa rapid test antigen dengan hasil negatif yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum jadwal keberangkatan KA (tes GeNose sudah tidak diberlakukan).

"Di samping itu, calon penumpang KA wajib melampirkan bukti sertifikat telah melakukan vaksin pertama dalam bentuk kartu vaksinasi, e-Sertifikat maupun bukti elektronik vaksin yang menyatakan telah disuntik vaksin," tutur Ixfan Hendriwintoko.

Berita tentang Kabupaten Nganjuk

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved