Breaking News:

Berita Kota Kediri

Selama PPKM Darurat Ada 6 Titik Penyekatan Jalan di Kota Kediri

Selama Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Kediri ada 6 titik jalan yang dilakukan penyekatan sejak 3 - 20 Juli 2021.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Yoni Iskandar
TribunJatim.com/Didik mashudi
Lokasi jalan yang dilakukan penutupan terlihat dari tangkapan layar monitoring kamera Dinas Perhubungan Kota Kediri, Minggu (4/7/2021) malam. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Farid Mukarrom

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Selama Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Kediri ada 6 titik jalan yang dilakukan penyekatan sejak 3 - 20 Juli 2021.

Ferry Djatmiko, Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri menyebutkan, ke 6 titik jalan yang dilakukan penyekatan tersebar di Kota Kediri.

“Mulai jam 19.00 WIB kami bersama Satpol PP, TNI dan Polri melakukan penyekatan di Jl Dhoho, Jl PK Bangsa, Perempatan Recopentung, Perempatan Semampir, dekat Makodim, dan Jl Panglima Sudirman,” jelas Ferry Djatmiko, Senin (5/7/2021).

Dijelaskan, pelaksanaan penyekatan physical distancing ini sebagai upaya untuk menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan.

“Hal tersebut dinilai efektif untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19 di tengah kebijakan PPKM darurat saat ini,” jelasnya.

Sementara Andik Arafik, Kepala Bidang Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan, Dinas Perhubungan Kota Kediri menambahkan, perlunya pemahaman dari masyarakat tentang disiplin protokol kesehatan.

“Kami secara persuasif memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa semua kebijakan yang diambil ini bertujuan untuk kebaikan bersama dalam upaya menekan kasus Covid-19,” ujarnya kepada TribunJatim.com.

Andik mengharapkan masyarakat secara masif dan intensif harus bisa diadvokasi agar mereka benar-benar disiplin memperhatikan protokol medis yang ada, yakni tidak keluar rumah kecuali keperluan yang sifatnya mendesak.

Baca juga: Rapat Satgas Covid-19 Bocor, Beredar Pesan PJU Kota Kediri Dipadamkan Selama PPKM Darurat

Sedangkan bagi masyarakat yang berkepentingan seperti tenaga medis yang kedapatan shift malam atau pulang dari tempat kerja diperbolehkan untuk melintas dengan catatan dapat menunjukkan bukti domisili atau KTP.

“Tetap diperbolehkan, nanti bisa dikomunikasikan dengan petugas yang sedang berjaga. Kami perbolehkan untuk melintas dengan catatan langsung pulang kerumah bagi yang pulang, atau langsung menuju ke tempat kerja bagi yang berangkat kerja,” ungkapnya.

Berita tentang  Kota Kediri

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved