Breaking News:

Berita Trenggalek

Bupati Trenggalek Salurkan Bantuan Sembako Ke Wilayah Micro Lockdown

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyalurkan bantuan sembako dan vitamin ke warga yang wilayah permukimannya terdampak micro lockdown di Desa

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Januar Adi Sagita
TribunJatim.com/ Aflahul Abidin
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin membawa paket sembako dan vitamin yang akan disalurkan ke warga terdampak micro lockdown di Desa Wonokerto, Kecamatan Suruh, Selasa (6/7/2021). 

Laporan wartawan TribunJatim Network, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK– Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyalurkan bantuan sembako dan vitamin ke warga yang wilayah permukimannya terdampak micro lockdown di Desa Wonokerto, Kecamatan Suruh, Selasa (6/7/2021).
Salah satu permukiman di desa itu menerapkan micro lockdown setelah terdapat warganya yang terpapar Covid-19.

Kebijakan micro lockdown diberlakukan di kawasan-kawasan yang salah satu warganya terpapar virus corona dan menjalani isolasi mandiri di kediaman masing-masing selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Dalurat hingga 20 Juli 2021.

Selain mereka yang terpapar Covid-19, warga lain yang berada di permukiman yang sama juga diminta untuk tak keluar rumah sebisa mungkin untuk menghindari risiko penularan virus corona.

Sebagai gantinya, pemerintah akan memenuhi kebutuhan logistik berupa sembako, vitamin, dan pakan ternak warga terdampak.

“Kami tadi juga mengecek di Desa Wonokerto ada micro lockdown di sana. Kami memastikan sembako, vitamin, dan pakan ternaknya tersalur sesuai kebijakan kami,” kata pria yang akrab disapa Mas Ipin itu.

Mas Ipin menjelaskan, micro lockdown diterapkan karena beberapa kapasitas di sarana fasilitas kesehatan di Trenggalek yang dipakai untuk pasien Covid-19 telah penuh.

Tempat isolasi di gedung milik pemerintah juga hampir penuh. Itu seiring dengan bertambahnya kasus baru Covid-19 di Kabupaten Trenggalek dalam beberapa waktu terakhir.

Data terakhir pemkab per Senin (5/7/2021), jumlah kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Trenggalek sebanyak 222 orang.

Baca juga: RS Rujukan Covid-19 di Kota Malang Penuh, Warga Buru Degan Ijo untuk Jaga Kebugaran Tubuh

Sebanyak 25 orang di antaranya menjalani isolasi mandiri. Mereka adalah pasien yang tak bergejala. Di lingkungan 25 warga inilah micro lockdown di berlakukan.
“Saya ke mana-mana selalu menyampaikan ke tiga pilar kecamatan dan desa. Jadi PPKM Dalurat ini selain pembatasan aktivitas masyarakat, juga ada micro lockdown. Juga testing dan vaksinasi massal. Semua ini adalah kunci untuk kita segera pulih dari pandemi,” tutur dia.

Pada kesempatan yang sama, Bupati juga memantau proses vaksinasi massal di wilayah Kecamatan Karangan, Suruh, dan Dongko. Selama PPKM Dalurat, pemkab menargetkan vaksinasi bisa berjalan semaksimal mungkin dengan target 12 ribu orang tervaksin dalam sehari.

“Kami juga meninjau Puskesmas Pandean di Kecamatan Dongko. Puskesmas ini termasuk salah satu fasilitas kesehatan yang kami jadikan rumah sakit dalurat. Kami memastikan bahwa seluruh fasilitas tetap terjaga. Termasuk adanya pasokan oksigen,” pungkasnya. (fla).

Kumpulan berita Trenggalek terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved