Breaking News:

Berita Nganjuk

Dituduh Edarkan Sabu-sabu, Dua Karyawan Swasta Di Nganjuk Diringkus Polisi

Kedapatan miliki dan simpan narkotika jenis sabu, dua karyawan swasta diamankan Satresnarkoba Polres Nganjuk

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Januar Adi Sagita
Istimewa/TribunJatim.com
Sejumlah barang bukti sabu dalam plastik klip beserta alat hisapnya yang diamankan Satresnarkoba Polres Nganjuk dari dua tersanga pengedar. 

Laporan wartawan TribunJatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Kedapatan miliki dan simpan narkotika jenis sabu, dua karyawan swasta diamankan Satresnarkoba Polres Nganjuk.

Keduanya yakni MCH (23) karyawan swasta warga Desa Sukoiber Kecamatan Gudo Kabpaten Jombang, dan NOV (22) karyawan swasta warga Desa Blaru Kecamatan Badas Kabupaten Kediri.

Kasubag Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto menjelaskan, dari kedua tersangka diduga pengedar tersebut diamankan barang bukti plastik klip total berisi 1,34 gram sabu-sabu, seperangkat alat hisap sabu, dua buah handphone, satu unit sepeda motor Honda Beat, dan sebagainya.

"Saat ini kedua tersangka beserta barang bukti peredaran sabu diamakan di Mapolres Nganjuk untuk proses hukum lebih lanjut," kata Supriyanto, Selasa (6/7/2021).

Dijelaskan Supriyanto, penangkapan terhadap dua karyawan swasta tersangka pengedar narkotika jenis sabu berawal dari informasi masyarakat. Dimana di wilayah Tanjunganom Kabupaten Nganjuk masyarakat resah dengan adanya aktifitas peredaran narkotika jenis sabu. Informasi itupun dilakukan tindaklanjut jajaran Satresnarkoba Polres Nganjuk.

"Dari hasil penyelidikan diketahui dua tersangka diduga sebagai pengguna sekaligus pengedar sabu-sabu," ucap Supriyanto.

Jajaran Satresnarkoba, dikatakan Supriyanto, setelah memastikan kebenaran adanya pengedar sabu tersebut langsung melakukan penangkapan terhadap dua tersangka di rumah kos di Desa Waung Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk. Kedua tersangka tidak dapat mengelak dari tuduhan sebagai pengedar dan pengguna sabu setelah dalam penggeledahan ditemukan barang bukti sabu dalam plastik klip beserta seperangkat alat hisap dan sarana transaksi sabu-sabu.

Dalam pemeriksaan, menurut Supriyanto, sabu-sabu yang diamankan dari tangan kedua tersangka merupakan pesanan dari seseorang pembeli dan didapatkan dari seorang asal Banyuwangi yang kini masih dalam pengejaran jajaran Satresnarkoba Polres Nganjuk.

"Untuk kedua tersangka pengedar narkotika jenis sabu tersebut terancam dijerat dengan UU RI nomor 35 tahun 2009. Dimana tersangka diancam dengan hukuman hingga 20 tahun penjara," tutur Supriyanto. (aru/Achmad Amru Muiz) 

Baca juga: Desa Mojorejo Kota Batu Akan Miliki Kawasan Ekonomi Pedesaan Terpadu

Kumpulan berita Nganjuk terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved